Alhamdulillah, Biaya Haji Sudah Pakai Rupiah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Alhamdulillah, Biaya Haji Sudah Pakai Rupiah

9108_26643_haji

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kabar baik terkait penyelenggaraan ibadah haji. Mulai tahun ini penetapan BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) tidak lagi menggunakan mata uang dolar AS melainkan menggunakan mata uang Rupiah. Sehingga jamaah tidak perlu lagi menyesuaikan uang pelunasan dengan kurs Rupiah terhadap dolar AS.

Dimisalkan bagi calon jamaah yang sudah setor uang muka Rp 25 juta, berarti tinggal melunasi sekitar Rp 9 juta.

Besaran BPIH Rp 34,6 jutaan itu diantaranya digunakan untuk tiket penerbangan sebesar Rp 25.234.354 per jamaah. Kemudian untuk membayar pemondokan di Makkah sebesar Rp 4 jutaan.

Kemudian jamaah juga mendapatkan pengembangan dana untuk uang saku (living allowance) SAR 1.500 atau sekitar Rp 5,3 juta. Uang saku itu diterima jamaah menjelang berangkat dalam bentuk mata uang riyal.

Menag Lukman Hakim Saifuddin mengatakan jika dilihat dari sisi dolar AS, besaran BPIH tahun ini lebih murah dibandingkan tahun lalu. Dia menuturkan tahun lalu BPIH dalam kurs dolar AS sebesar USD 2.717 per jamaah.

Sedangkan tahun ini turun menjadi USD 2.585 per jamaah. ’’Jadi dari mata uang dolar, ada penurunan sebesar USD 132 (sekitar Rp 1,7 jutaan, red) per jamaah,’’ jelasnya.

Namun Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay menuturkan besaran BPIH tahun ini sejatinya tidak bisa dibandingkan langsung dengan tahun lalu. Sebab BPIH tahun lalu ditetapkan dalam bentuk mata uang dolar AS.

Sementara tahun ini BPIH ditetapkan dalam wujud Rupiah. ’’Kalau mau membandingkan ya dengan BPIH tahun depan. Karena sama-sama patokannya Rupiah,’’ katanya.

Meskipun ada penurunan BPIH dalam dolar, Lukman menjamin tidak aka nada pengurangan kualitas layanan. Bahkan dia menjanjikan sejumlah peningkatan pelayanan haji tahun ini.

Contohnya upgrading kualitas bus antarkota di Saudi nanti. Lalu memperbanyak pemberian katering di Makkah dari 15 kali tahun lalu, menjadi 24 kali.

Selain itu jumlah bus pengumpan (shalawat) dari hotel ke Masjidilharam ditambah. Tahun lalu armada bus pengumpan hanya meng-cover 80 persen jamaah haji. Sedangkan tahun ini ditingkatkan menjadi 90 persen dari total jamaah. (wan/JPG)

loading...
Click to comment
To Top