Dicatat! Konsumen Juga Bisa Boikot Produk Perusahaan yang Langgar hak Buruh – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Dicatat! Konsumen Juga Bisa Boikot Produk Perusahaan yang Langgar hak Buruh

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia menyatakan bahwa hak konsumen dan buruh tidak jauh berbeda, sehingga memboikot produk perusahaan yang tidak pro terhadap buruh bisa dilakukan sebagai bagian memperingati Hari Buruh Internasional.

“Dalam konteks gerakan konsumen secara universal, konsumen bisa bersinergi dengan buruh, dengan cara tidak membeli atau mengonsumsi produk barang dan jasa yang dibuat dengan cara melanggar hak-hak buruh,” kata Ketua Pengurus Harian Tulus Abadi di Jakarta, Minggu (1/5).

Menurutnya, hak buruh dan konsumen sering dipinggirkan produsen atau pelaku usaha, terutama oleh pemilik modal besar. Ironisnya ada kecenderungan pemerintah lebih sering berpihak pada pemilik modal, daripada melindungi hak-hak buruh dan hak konsumen.

Konsumen, bisa melakukan boikot terhadap perusahaan yang terbukti melanggar hak-hak buruh dengan cara tidak membeli produk yang diproduksi oleh perusahaan yang bersangkutan.

“Aksi boikot produk oleh konsumen, untuk menghukum produsen nakal, dengan salah satunya melanggar hak-hak buruh, lazim dilakukan di negara-negara maju,” beber Tulus.

Dalam konteks ini, lanjutnya, konsumen seharusnya dalam berkonsumsi bukan hanya menuntut hak sebagai konsumen tetapi juga bertanggung jawab bahwa barang atau jasa yang dikonsumsi tidak melanggar hak buruh, tidak melanggar hak asasi manusia (HAM), tidak mencemari lingkungan, juga bukan perusahaan pengemplang pajak dan hal negatif lainnya.

“Dengan kata lain, jika konsumen mengonsumsi barang atau jasa yang bermasalah tersebut, sama artinya konsumen mendukung pelanggaran pelanggaran dimaksud. Konsumen yang cerdas, bukan semata konsumen yang getol menuntut haknya, tetapi juga menjadi konsumen yang bertanggung jawab,” jelas Tulus. [wah]

To Top