Makan Coklat Setiap Hari Dapat Mengurangi Diabetes dan Gangguan Jantung Lho! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kesehatan

Makan Coklat Setiap Hari Dapat Mengurangi Diabetes dan Gangguan Jantung Lho!

FAJAR.CO.ID – Menurut sebuah studi baru, mengkonsumsi sedikit coklat setiap harinya dapat mengurangi resiko terkena diabetes dan penyakit jantung. Demikian tulisan Profesor Saverio Stranges dalam British Journal of Nutrition.

Selama ini coklat selalu dipersepsikan sebagai makan hanya dimakan dalam waktu tertentu karena kadar lemak dan gula yang terkandung di dalamnya, karena jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti kerusakan pada gigi dan obesitas.

Seperti dilansir Medical News Today, studi terbaru justru menyarankan untuk mengkonsumsinya secara reguler, konsumsi atas coklat dalam jumlah yang cukup dapat memberikan benefit bagi kesehatan seseorang, terlebih jenis coklat hitam.

Coklat hitam memiliki kadar kokoa yang paling tinggi, yang berarti memiliki kadar antioksidan yang tinggi atau lebih tepatnya flavonoid, sebuah molekul yang dapat mencegah kerusakan beberapa sel tubuh.

Dalam penelitian mereka, Profesor Sranges dan kolega menganalisa konsumsi coklat dari 1.153 orang dari umur 18-69 yang mengambil bagian dari studi Observation of Cardiovascular Risk di Luxemburg.

Data dari asupan coklat dikumpulkan dari para patisipan melalui kuesioner. Tim peneliti juga meneliti bagaimana asupan coklat berhubungan dengan resistensi insulin, dimana sel-sel tubuh tidak merespon secara eketif terhadap insulin, meningkatkan resiko bagi penderita diabetes tipe 2 dan gangguan jantung.

Mereka juga menilai bagaimana konsumsi coklat mempengaruhi kadar enzim pada lambung. Para peneliti menemukam bahwa 81,8 persen dari partisipan studi yaang mengkonsumsi coklat, dengan 24, 8 gram per harinya dengan mereka yang tidak setiap hari mengkonsumsi coklat, memiliki kadar enzim lambung yang lebih tinggi.

Diketahui pula, partisipan yang mengkonsumsi coklat juga diketahui membuat mereka lebih aktif secara fisik, lebih muda dan lebih beredukasi ketimbang mereka yang tidak mengkonsumsi coklat.

To Top