Nasib Honorer, Upah Rendah, Dibayar Tiga Bulan Sekali – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Nasib Honorer, Upah Rendah, Dibayar Tiga Bulan Sekali

FAJAR.CO.ID, SUMSEL – Institusi pemerintah yang mengeluarkan regulasi tentang besaran upah minimum sejatinya memberikan contoh ke publik dalam soal pengupahan. Sejatinya tenaga honorer yang penghasilan tidak ditanggung secara langsung oleh negara harus mendapatkan upah sesuai UMP atau UMK.

Namun harapan itu jauh panggang dari api. Seperti yang diungkapkan salah seorang honorer di lingkungan pemerintah Provinsi Sumsel, ET (25).

Dia mengaku sudah menjadi honorer sejak enam tahun. Selama mengabdi di Pemprov Sumsel dia mendapat gaji Rp1,9 juta setiap bulannya. Ironisnya lagi, kadang gajinya pun tak dibayar bulanan, tapi pernah tertunda sampai dua bulan.

Itu juga dialami oleh teman-teman honorer lain, termasuk honorer guru yang gajinya jauh lebih parah di bawah UMR. Meski begitu, dirinya tetap bekerja seperti biasa dengan harapan mungkin nanti bisa diangkat menjadi PNS. “Sambil kerja, sambil buka usaha dagang mie ayam untuk nutupi biaya hidup,” ujar perempuan berjilbab ini.

Tidak itu saja, meski gaji kecil, dia mengaku suasana kerjalah yang membuatnya nyaman dan betah menjadi honorer. “Saya berharap nanti gaji kami bisa dinaikkan,” tuturnya.

Harapan itu ditorehkannya bersamaan dengan momentum peringatan Hari Buruh sedunia.  (uni/bsp/wly/qiw/fad/ce1/iil/JPG)

loading...
Click to comment
To Top