Polri Tak Pungkiri Ada Uang Tebusan Bebaskan Sandera Abu Sayyaf – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Polri Tak Pungkiri Ada Uang Tebusan Bebaskan Sandera Abu Sayyaf

WNI Tawanan Abu Sayyaf

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sebanyak 10 WNI anak buah kapal (ABK) PT Brahma Indonesia telah kembali ke tanah air. Mereka selama 36 hari menjadi tahan kelompok bersenjata di bawah pimpinan Abu Sayyaf di Filipina.

Namun beredar informasi adanya uang tebusan untuk membebaskan 10 WNI tersebut. Polri pun tak membantah adanya upaya semacam itu.

“Segala macam upaya harus ditempuh apabila tanpa kekerasan. Apabila berhasil bawa pulang warga negara kita, mengapa tidak,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, Senin (2/5).

Boy juga mengatakan pembebasan 10 WNI tak lepas dari upaya pendekatan yang dilakukan pemerintah dengan Filipina. Satu di antaranya adalah dengan melibatkan tokoh-tokoh dari Filipina dan Indonesia.

“Ini ada semacam kedekatan sehingga mereka memberi dukungan. Modal yang sangat bagus untuk kita pelihara,” ucap Boy.

Dengan demikian, eks Kapolda Banten ini berharap kedepannya tidak ada lagi kejadian penyanderaan WNI di Filipina.

“Yang pasti kita mengintensifkan kerjasama agar otoritas Filipina berupaya maksimal untuk beri jaminan keamanan pada seluruh WNI. Khususnya yang melintas di wilayah mereka yang penuh pengaruh kelompok teroris di sana,” terang dia.

Diketahui, 10 warga negara indonesia yang disandera kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina berhasil dibebaskan pada Minggu, (1/5) malam. Seluruh sandera yang merupakan awak kapal Brahma 12 yang dibajak pada 26 Maret 2016 lalu di perairan Filipina. Mereka dilepaskan di kediaman Gubernur Sulu, Abdusakur Tan II, oleh orang tak dikenal. (elf/JPG)

loading...
Click to comment
To Top