Bersaing di Munaslub, Tommy Soeharto Terganjal Syarat Ini? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Politik

Bersaing di Munaslub, Tommy Soeharto Terganjal Syarat Ini?

FAJAR.CO.ID, JAKARTA  – Putra mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto dipastikan ikut bertarung di musyawarah nasional luar biasa (munaslub) Golkar 23-26 Mei mendatang. Hal itu disampaikan Anggota Sterring Committe Munaslub Golkar Andi Sinulingga.

“Kemarin (2/5) ada surat kuasa dari Pak Tommy untuk ngambil formulir (pendaftaran bakal calon ketum Golkar),” ujarnya di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (3/5).

Dia mengatakan, yang mengambil formulir tersebut adalah tim sukses Tommy. Andi menuturkan, pengambilan formulir maupun pendaftaran langsung memang bisa diwakilkan ‎kepada tim sukses. Yang terpenting, para bakal calon, memenuhi syarat yang telah diajukan komite etik. ‎

Adapun yarat yang diajukan komite etik bagi para bakal caketum yang mendaftar cukup banyak. Salah satunya , wajib memiliki prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, dan tidak tercela (PDLT).‎

Seperti diketahui, sesuai prinsip tidak tercela, tampaknya Tommy tidak memenuhi syarat. ‎Dari tahun 2002 hingga 2006, dia dipenjara lantaran merencanakan pembunuhan terhadap Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita pada 26 Juli 2001. Dia juga didakwa atas kepemilikan senjata api dan amunisi, dan sengaja melarikan diri.

Merujuk dari fakta itu, saat ditanyakan arti kata tidak tercela yang dimasukkan dalam syarat yang diajukan, Andi mengatakan bahwa di dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Golkar yang lalu, derivasi (proses pembentukan kata yang menghasilkan kata-kata yang berbeda dari paradigma yang berbeda) belum diperjelas apa yang dimaksud tidak tercela.

Kata dia, rujukan tercela itu subjektif. “Kecuali, sudah tercela secara hukum. Itu perdebatan kita semua, parameter PDLT itu,” sebut dia.

Kendati demikian, yang pasti, usai tahap pendaftaran bakal calon ketua umum Golkar, akan ada verifikasi yang menentukan apakah mereka lolos atau tidak bertarung dalam Munaslub nantinya.

“Ada komite verifikasi. Ya, apapun cerita, dia kader Golkar,” jawabnya diplomatis. (dna/JPG)

loading...
Click to comment
To Top