Lihat Ini! Polisi Temukan Banyak Organ Satwa Liar yang akan Diekspor – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Lihat Ini! Polisi Temukan Banyak Organ Satwa Liar yang akan Diekspor

barang bukti : Anggota Ditreskrimsus Polda Riau Memperlihatkan barang bukti Kulit Harimau, kulit ular, Kulit biawak dan tulang beruang yang diamankan, di Direskrimsus Polda Riau. Jumat (29//2016). Ditreskrimsus Polda Riau menangkap dua orang tersangka pemburu binatang yang dilindungi beserta barang bukti hasil buruan, di Desa Petai, Kabupaten Kuantan Singigi. ft DEFIZAL / Riau Pos

PEKANBARU – Polda Riau berhasil meringkus dua tersangka penyelundupan sejumlah organ satwa liar yang dilindungi negara, akhir pekan lalu. Sejumlah organ satwa dilindungi ini diduga untuk keperluan ekspor.

Tim menangkap kedua tersangka berinisial H dan A tersebut di Bukit Pedusunan, Kecamatan Kauntan Mudik, Kabupaten Kuantan Sengingi, Riau, Jumat (29/4) subuh. Alhasil, tim berhasil menyita organ Harimau Sumatera bersama sejumlah organ satwa liar lainnya.

“Dua tersangka diamankan bersama barang bukti,” ungkap Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, MM seperti dikutip dari Riau Pos (fajar grup).

Barang bukti yang kini diamankan di Polda Riau itu terdiri dari satu lembar kulit harimau, satu dus kertas kulit ular, tulang-beruang, dan kepala burung Rangkong.

Menurut Guntur, kedua tersangka ini merupakan pemain lama dibidang penyelundupan organ satwa dilindungi. Mereka juga sudah lama menjadi target.

Dalam penangkapan tersebut kata Guntur, Polda Riau bekerja sama dengan Lembaga Anti perdagangam Satwa Liar atau Wildlife Crime Team (WCT). Soemantri Abeng kordinator lembaga tersebut membenarkan bahwa mereka telah lama dikenal sebagai pengepul.

“Satu orang dikenal dengan nama Siman Bobok, sudah sangat dikenal sampai Jambi dan Sumbar. Ini jaringanya antar provinsi. Sudah lama dia ini menekuni ini,” ucapnya.

Ketika ditanya darimana kulit hatimau itu didapatkan Abeng menduga Harimau tersebut dari Swaka Marga Satwa Rimbang Baling.

“Bisa saja, dan tidak bisa dipungkiri menerima satwa dari Rimbang Baling,” ucapnya.

Untuk nilai jualnya, satu lembar kulit Harimau biasa dijual dengan harga Rp 50 juta rupiah. Namun tergantung besar dan umur Harimau.

Keterangan kedua tersangka masih terus didalami oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Riau. Ini untuk menelusuri kemana saja dijual dan siapa penampung di luar Riau.

“Kita masih dalami, ini makanya kita masih terus kejar keteranganya,” pungkas Guntur.(dik/ray/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top