Johnson & Johnson Kembali Bayar Ganti Rugi Miliaran – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Internasional

Johnson & Johnson Kembali Bayar Ganti Rugi Miliaran

image

FAJAR.CO.ID – Perusahaan farmasi Johnson & Johnson (J&J) telah diperintahkan pengadilan untuk membayar lebih dari $55 juta atau sekitar Rp 729 miliar sebagai ganti rugi kepada seorang wanita yang mengaku terkena kanker ovarium gara-gara menggunakan bedak bubuk keluaran perusahaan tersebut.

Wanita bernama Gloria Ristesund mengatakan bahwa dirinya menggunakan produk tersebut di sekitar area kemaluan selama puluhan tahun lamanya.

Atas putusan yang memenangkan kliennya itu, pengacara Gloria, Jere Beasley mengatakan bahwa kliennya bersukur dengan hasil akhir pengadilan tersebut.

“Keputusan juri final mengakhiri gugatan ini,”  kata Beasley seperti dikutip dari BBC, “dan memaksa J&J untuk menyelesaikan kasus lainnya,” sambungnya.

Kasus ini bukan kali pertama terjadi. Diketahui setidaknya ada 1200 laporan sejenis, namun perusahaan asal Amerika Serikat itu menegaskan bahwa produk-produk keluarannya tidak berbahaya dan berencana akan mengajukan banding.

Perintah membayar ganti rugi ini bukan juga yang pertama kali terjadi, sebelumnya pada bulan Februari 2016 lalu, J&J harus membayarkan kompensasi sejumlah $72 juta atau Rp 955 miliar dalam kasus serupa. Diketahui juga bahwa hingga saat ini, kebenaran mengenai penyebab kanker akibat penggunaan bedak bubuk J&J tersebut masih menjadi perdebatan.

loading...
Click to comment
To Top