Masih Tokcer di Google, Ketua Kwarnas Minta Blokir Video Salam Pramuka dan Sejenisnya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Masih Tokcer di Google, Ketua Kwarnas Minta Blokir Video Salam Pramuka dan Sejenisnya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, melaporkan situs dan akun-akun media sosial yang memuat dan menyebarkan konten porno dan kekerasan kepada Kapolri, Jenderal Badrodin Haiti.

“Saya melaporkan pornografi di internet dengan kata kunci ‘salam Pramuka’, ‘salam OSIS’, ‘salam batik’ dan konten-konten porno lainnya,” ujar Adhyaksa usai bertemu Jenderal Badrodin Haiti di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Rabu siang, (4/5).

Sebelum melaporkan ke Kapolri, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah untuk menyetop penyebaran konten pornografi tersebut.

Pertama, pada pukul 16.00 WIB, 13 April 2016, Kwarnas Gerakan Pramuka menghubungi Google Indonesia, terkait dengan banyaknya konten porno yang menggunakan kata kunci “Salam OSIS” dan “Salam Pramuka”. “Google Indonesia menyampaikan bahwa prosedur pengaduan harus lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia,” ujar mantan Menpora ini.

Kedua, pada pukul 17.00 WIB, 13 April 2016, Kwarnas Gerakan Pramuka mengirimkan surat resmi kepada Kemkominfo RI. Kemudian pada hari yang sama, pukul 18.00 WIB, Kemkominfo RI langsung mengirimkan kepada pihak Google.

Ketiga, pada pukul 09.00-12.00WIB, 14 April 2015, Kwarnas Gerakan Pramuka bertemu Direktorat E-Business, Kemkominfo RI, di Lantai 4 Gedung Kemkominfo RI, Jalan Medan Merdeka Barat No. 9, Jakarta Pusat.

Keempat, pukul 03.00 WIB, 15 April 2016, Google sudah menghapus link-link video sesuai dengan surat yang dikirimkan Kwarnas Gerakan Pramuka. Kelima, pada 15 April, 16 April, 17 April, 18 April, 19 April, muncul kembali situs dan akun-akun media sosial yang memuat dan menyebarkan konten porno dengan kata kunci Salam OSIS”, Salam Pramuka” dan Salam Batik”.

Kwarnas lewat Tim Siber Pramuka (TSP) kemudian melakukan pendataan. Kelima, pada Rabu, 4 Mei 2016, kemarin, Kwarnas Gerakan Pramuka membawa data situs dan akun media sosial yang memuat dan menyebarkan konten porno dan kekerasan ke Mabes Polri. “Kemudian melaporkannya langsung kepada Kapolri, Jenderal Badrodin Haiti,” tandasnya. (rmol)

loading...
Click to comment
To Top