Konstruksi: Feby Dicekik hingga Tewas dan Disimpan di Toilet Kampus – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Konstruksi: Feby Dicekik hingga Tewas dan Disimpan di Toilet Kampus

feby
Eko Agus Nugroho dan Feby Kurnia

FAJAR.CO.ID, SLEMAN – Tersangka Eko Agus (26) peragakan cara membunuh mahasiswi UGM, Feby Kurnia di toilet kampus UGM. Adegan itu diperagakan Eko Agus saat polisi menggelar rekonstruksi kematian Feby Kurnia, Kamis (5/5).

Polres Sleman memboyong Eko Agus ke UGM untuk menjalani rekonstruksi. Eko Agus tiba di gedung FMIPA UGM pukul 08.25 dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Saat tiba, Eko Agus langsung dibawa ke lantai 5, tempat menghabisi nyawa Feby Kurnia dan menyimpannya di dalam toilet.

Rekonstruksi dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar. Puluhan polisi dan petugas keamanan kampus ikut berjaga di luar gedung.

Sekitar pukul 10.25, tersangka dengan tangan terborgol keluar dari gedung. Eko Agus menjalani rekonstruksi di pos satpam untuk mengambil ijazahnya yang dititipkan saat melamar pekerjaan di UGM.

Menurut Sepuh, rekonstruksi dilakukan untuk mendukung pembuktian dan kelengkapan berkas perkara. Rekonstruksi juga untuk mencari kesesuaian antara pengakuan pelaku, keterangan saksi dan barang bukti.

Sepuh membeberkan, dari reksonstruksi itu terdapat beberapa temuan baru yang nantinya akan dimasukkan ke dalam berita acara pemeriksaan (BAP) tambahan. Sedangkan dalam rekonstruksi ada 56 adegan, termasuk saat Eko menghabisi nyawa korbannya.

Eko menghabisi nyawa Feby dengan cara mencekiknya. “Adegannya (mencekik korban,red) di pertengahan rekonstruksi,” kata Sepuh.

Ia menjelaskan, untuk sementara rekonstruksi tewasnya Feby baru dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP). Tersangka memperagakan adegan mulai dari saat datang ke TKP, melakukan pembunuhan, dan meninggalkan korban di toilet lantai 5 gedung FMIPA UGM.

Sepuh menjelaskan, tersangka menjalani rekonstruksi sesuai dengan pengakuannya saat diperiksa di depan penyidik. “Sementara masih sesuai keterangan sebelumnya, sehingga prosesnya lancar,” jelasnya. (iza/jpg)

loading...
Click to comment
To Top