Waduh, Ahok jadi Menteri Kabinet Kerja – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Waduh, Ahok jadi Menteri Kabinet Kerja

FAJAR.CO.ID, Ponpes Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang, menjadi ramai. deretan lima sepeda gunung siap dibagikan sebagai hadiah bagi para santri. 

Dalam peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan hadiah sepeda kepada santri yang berani menjawab kuis darinya.

“Siapa berani, ayo tunjuk jari. Silakan maju, jika mampu menjawab pertanyaan, akan saya beri hadiah sepeda,” kata Jokowi.

Jawa Pos Radar Kedu melaporkan, ada lima santri yang dipilih. 

Kepada santri pertama, Jokowi meminta dia menyebutkan tujuh provinsi di Indonesia. Santri kedua diminta menyebutkan tujuh kabupaten/kota di Indonesia. 

Kepada santri ketiga, Jokowi memintanya menyebutkan isi Pancasila.

Santri pertama hingga santri ketiga bisa menjawab dengan lancar. Giliran santri keempat, ketika diminta menyebutkan tiga anggota Kabinet Kerja, Hasan Fikri menjawabnya dengan lantang. Sangat pecaya diri. Namun, salah semua.

“Menteri Kabinet Kerja Pak Jokowi; pertama Ahok,” ujar Hasan yang disambut gelak tawa Jokowi dan hadirin. 

“Kedua, Bu Megawati.” Jokowi dan hadirin terbahak. “Ketiga, Prabowo.” Presiden dan hadirin pun terpingkal. 

Meski salah semua, Jokowi tetap mempersilakan santri asal Pekalongan itu mengambil hadiah sepeda. 

Kemarin (5/5) pukul 19.43, Jokowi tiba di kompleks Ponpes API Tegalrejo bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong. 

Pejabat daerah juga tampak menyambut mantan wali kota Solo dan gubernur DKI itu. Misalnya, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Bupati Magelang Zaenal Arifin, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, serta para ulama.

Di antaranya, Habib Umar Muthohhar dan pengasuh Ponpes API Tegalrejo KH M. Yusuf Chudlori.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia saat ini sudah masuk dalam pasar bebas, khususnya di sebelas negara yang tergabung dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). 

“Masuknya MEA itu tidak bisa kita tolak, harus kita hadapi. Oleh karena itu, saya minta kepada para santri untuk membekali diri dengan meningkatkan ilmu serta kemampuan yang berkualitas supaya siap berkompetisi,” pinta Jokowi.(san/lis/JPG/c7/sof)

Click to comment
To Top