Karyawan Kopi Tersambar Petir, Korbannya… – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Karyawan Kopi Tersambar Petir, Korbannya…

FAJAR.CO.ID, PANGALENGAN – Tiga korban luka-luka dalam tragedi sambaran petir maut di Pangalengan, Jawa Barat telah dinyatakan pulih dan keluar dari rumah sakit. Meski begitu, ketiga korban luka bakar masih mengalami trauma karena menjadi saksi mata tewasnya dua rekan mereka akibat tersambar petir.

Tiga korban selamat yakni Agus Sopandi (46) warga Kampung Pasir Mulya RT 04 RW 18 Desa Margamulya, Enjang (35) warga Kampung Pasirmulya RT 04 RW 07 Desa Margamulya dan Andeng (55) Warga Kampung Los Cimaung RT 04 RW 18 Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Mereka menjadi korban sambaran petir saat berteduh di sebuah saung di tengah kebun kopi di Hutan Cioray, Desa Margamulya pada awal April lalu.

“Semua korban petir merupakan karyawan kopi malabar, sehingga para korban petir yang selamat maupun yang meninggal mendapatkan santunan dari perusahaan. Meskipun mereka semua adalah buruh harian lepas yang bekerja sampai pukul 12.00, namun pihak perusahaan masih memberikan santunan tersebut,” kata Camat Pangalengan, Yayan Suherian dalam keterangan persnya, Jumat (6/5).

Pasca tragedi sambaran petir maut, Yayan telah mengimbau warga setempat untuk berteduh di tempat aman saat hujan turun. Masyarakat diminta tidak berteduh di bawah pohon yang tinggi atau bangunan beratap seng.

“Sebab para korban waktu kejadian berteduh di gubuk beratapkan seng dan di bawah pohon yang paling tinggi, supaya tidak terjadi kejadian serupa,” ujarnya.

Tragedi petir maut di Pangalengan berawal ketika kelima petani kopi berteduh di sebuah saung beratapkan seng saat terjadi hujan yang disertai petir. Para korban menganggap saung sebagai tempat aman. Padahal, saung beratapkan seng yang mengandung almunium dapat menghantarkan listrik atau petir.

Akibat kejadian tersebut, dua korban tewas seketika dan tiga korban mengalami luka bakar serius. (yul)

Click to comment
To Top