BEJAT! Guru Mengaji Cabuli Santri di Mushollah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

BEJAT! Guru Mengaji Cabuli Santri di Mushollah

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA – Sungguh bejat apa yang telah dilakukan SM, seorang guru mengaji di Panti Asuhan Yayasan Al Jariyah, Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (sulsel).

Guru mengaji ini nekat menggauli dan mencabuli dua santrinya, masing-masing TZ (11) dan WS (9) dan perbuatan tersebut telah dilakukan secara berkali kali.

SM yang beralamat di Dusun Borong Kalukue, Desa Taccorong, Bulukumba ini, diduga telah menggauli TZ dan melecehkan WS. Tak tanggung-tanggung, SM diduga telah menggauli TZ sebanyak 4 kali, dimana 2 kali perbuatan tersebut dilakukan di dalam rumahnya dan 2 kali SM menggauli TZ di belakang kantor yayasan, yakni di tempat pembakaran batu bata.

Sementara WS dilecehkan oleh pelaku dengan memegang kemaluan WS serta memasukkan jari telunjuknya kedalam kemaluan korban.

WS dilecehkan sebanyak 3 kali. Mirisnya hal tersebut dilakukan oleh pelaku di dalam mushollah yayasan.

Terungkapnya kasus perbuatan tidak senonoh guru mengaji ini berkat salah seorang tenaga pengajar yayasan, pada Sabtu (7/5/2016), yang melihat TZ meringis menahan sakit sambil memegang kemaluannya.

Curiga terjadi sesuatu, pengajar tersebut melaporkan kepada pimpinan yayasan, Andi Mappiwali dan langsung memanggil TZ sambil membujuknya untuk menceritakan apa yang sedang dialaminya.

Setelah dipaksa memberitahu, sambil menangis barulah TZ menceritakan kejadian naas yang menimpanya. Ia mengaku dipaksa melayani nafsu bejat SM yang selama ini mengajarinya mengaji dan juga perbuatan SM terhadap temannya WS.

Andi Mappiwali yang berang akhirnya melaporkan peristiwa tersebut kepada Polres Bulukumba, Senin (9/5/2106), setelah sebelumnya menyampaikan kepada Kepala Desa Taccorong, namun setelah dipanggil ke Kantor Desa, SM telah kabur terlebih dahulu.

“Kita sudah laporkan ke Kepala Desa dan Polres Bulukumba untuk segera di proses karena pelaku, SM telah melarikan diri,” ujar Andi Mappiwali, Senin malam.

Kasus dugaan pencabulan guru mengaji tersebut kini ditangani penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba. (pjksulsel/fajar)

loading...
Click to comment
To Top