Kakek Bejat! Bocah Lima Tahun Masih Digarap Juga – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Kakek Bejat! Bocah Lima Tahun Masih Digarap Juga

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Malang menimpa Cindy (nama samaran). Bocah berusia lima tahun itu menjadi objek pelampiasan nafsu Soepardi,64 seorang kakek. Soepardi telah ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya pada Minggu malam (8/5).

Cindy adalah tetangga Soepardi di kawasan Simorejosari. Menurut salah seorang penyidik PPA Polrestabes Surabaya, Soepardi begitu mudah mengajak Cindy jalan-jalan karena keduanya sudah saling kenal. “Awalnya korban mau pulang ke rumahnya. Belum sempat masuk, pelaku memanggilnya,” katanya.

Dengan polos, Cindy menghampiri Soepardi. Dia sama sekali tidak curiga bahwa tetangganya itu punya niat jahat.

Soepardi lantas mengajak Cindy menuju tepi jalan tol Simo. Perkampungan rumah mereka memang dekat dengan jalan tol.

Soepardi tidak sampai mengajak Cindy melewati pagar pembatas tol, hanya di pinggir. Tempat tersebut memang sepi dan minim penerangan. Saat itulah ayah lima anak tersebut memaksa Cindy untuk menuruti kemauannya.

Awalnya Soepardi mencium pipi Cindy. Keberingasan Soepardi semakin menjadi saat mencium bibir Cindy. Cindy berusaha melawan, namun apa daya, tubuh mungilnya tidak sanggup menahan dekapan Soepardi.

Aksi Soepardi selanjutnya semakin ngawur. Dia melepas ikat pinggangnya, kemudian menurunkan celananya. “Dia memaksa korban untuk memegang kemaluannya,” imbuhnya.

Cindy tidak bisa berbuat apa-apa. Dalam kondisi ketakutan, bocah yang masih sangat lugu itu hanya bisa menangis. Tidak ada seorang pun yang melihat peristiwa bejat tersebut. Agar Cindy tidak mengadu, Soepardi memberikan uang tutup mulut Rp 2 ribu. Dia lalu menyuruh Cindy pulang ke rumahnya dan bersikap seolah tidak terjadi apa-apa.

Namun, Cindy terus dibayangi ketakutan setelah peristiwa itu. Dia sering murung dan menangis. Ketika ditanya keluarganya, Cindy enggan berbicara. Akhirnya pihak keluarga melapor ke ketua RT.

Ketua RT setempat kemudian mendatangi rumah Cindy. Dengan nada ketakutan, Cindy akhirnya mau berterus terang. Dia menceritakan semua perbuatan yang telah dilakukan Soepardi di pinggir jalan tol. Tanpa menunggu waktu lama, ketua RT bersama warga menangkap Soepardi. Dia dibawa ke Mapolrestabes Surabaya.

Kanit PPA AKP Ruth Yeni mengakui bahwa pihaknya telah menahan Soepardi. “Buktinya sudah cukup. Dia langsung kami tahan,” tegas Ruth. Meski demikian, tersangka masih sebatas menjalani pemeriksaan awal. Dia sudah mengakui semua perbuatan yang dilakukannya.

Soal apakah tersangka merencanakan perbuatan itu sejak lama, Ruth belum bisa menjawabnya. Pemeriksaan tersangka akan kembali dilakukan hari ini.

Ruth menambahkan, korban masih trauma. Cindy sudah menjalani visum dan pemulihan kesehatan. “Saat ini sudah bisa rawat jalan. Namun, tetap perlu pendampingan kami,” ujarnya. (did/c7/fat/flo/jpnn)

Click to comment
To Top