Seperti Ini Kondisi Korban Mutilasi yang Diduga Anggota DPRD – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Seperti Ini Kondisi Korban Mutilasi yang Diduga Anggota DPRD

ilustrasi-mayat-2

FAJAR.CO.ID, BANDARLAMPUNG – Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan mengaku kesulitan dalam mengungkap kasus temuan mayat yang diduga korban mutilasi. Sebab, ketika ditemukan 19 Apri lalu, kondisinya sudah hancur. Imbasnya, sulit untuk mengenali secara jelas identitas si korban.

“Sudah terpotong-potong (bagian tubuhnya), (mayatnya) membengkak,” jelasnya Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Sumarso, kepadaSumatera Ekspres (Grup Fajar), Selasa (10/5).

Ditanya apakah mayat tersebut adalah Anggota DPRD Bandar Lampung, Muhammad Pansor, Sumarso belum bisa memastikan. Sebab, satu-satunya cara mengungkapnya adalah dengan melakukan tes DNA.

“Nanti (DNA mayatnya) kami kirim ke Mabes (Porli) untuk dilakukan pencocokan. Apakah benar anggota DPRD Bandarlampung yang hilang atau bukan,” jelas dia.

Diketahui, pada 19 April lalu, ditemukan potongan tubuh manusia berupa kaki kanan dan kepala di aliran sungai di Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Selanjutnya juga ditemukan potongan kaki kiri dan tulang tangan.

Dari hasil otopsi, potongan tubuh itu diduga kuat adalah korban mutilasi lantaran gesekan pemotongan dilakukan secara kasar.

Jenazah itu diperkirakan sudah meninggal empat hari dari penemuan. Korban berjenis kelamin laki-laki dengan usia sekitar 40-50 tahun dan memiliki rambut lurus warna hitam dan berkumis tipis.

Tinggi korban diperkirakan 161-170 centimeter, bentuk gigi bagian atas maju sementara gigi di bagian bawah mundur, serta kulit sawo matang. Selain itu, diketahui juga di kaki kanan korban terdapat bekas luka bakar. (vis/ary/mam/JPG)

loading...
Click to comment
To Top