Astaga! Bejat, Dua Bocah Diperkosa 8 Pemuda – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Astaga! Bejat, Dua Bocah Diperkosa 8 Pemuda

FAJAR.CO.ID, LAMPUNG – Kasus kejahatan sesksual terhadap anak semakin merajalela. Baru-baru ini seorang pelajar SD dan SMP di perkosa 8 pemuda di Seputihmataram, Lampung Tengah.

Dua bocah berinisial N (13) dan G (14) itu diperkosa setelah sebelumnya dicekoki miras.

Kasus pemerkosaan itu terungkap setelah korban tiba di rumahnya dalam keadaan mabuk.

Ketika orang tuanya bertanya, korban mengaku diperkosa 8 pemuda. Setelah itu orang tua korban langsung melapor kepada polisi.

Setelah mendapat laporan, Polsek Seputihmataram, Lampung Tengah, langsung gerak cepat dan menangkap delapan tersangka, Kamis (12/5/2016).

Kapolres Lamteng AKBP Dono Sembodo mengatakan, peristiwa pencabulan dan ini terjadi pada Rabu (11/5) sekitar pukul 01.00 WIB di Kampung Kurniamataram, Kecamatan Seputihmataram.

“Korbannya dua bocah di bawah umur, yakni siswi SD dan SMP,” ujar Dono, seperti dikutip dari laman Radar Lampung, Kamis (12/5/2016).

Dono mengatakan, pemerkosaan itu bermula saat kedua korban diajak tersangka Santoso (23), warga Kampung Pajarmataram, Kecamatan Seputihmataram, ke sebuah gubuk di daerah persawahan Kampung Qurniamataram pada pukul 19.00.

Di gubuk itu sudah ada tujuh rekan tersangka, Yakni Hendri (25) warga Kecamatan Terusannunyai, Sugeng Riyadi (22), Supriyadi (22), Slamet Sutrisno (22), Falentino (18) warga Kampung Onoharjo, Ahmad Fahrudin (19) warga Kampung Pajarmataram, dan Malan (20).

“Di dalam gubuk, Santoso mencium N dan Riyadi mencium G. Setelah itu, kedua korban dibawa ke irigasi yang ada di Kampung Kurniamataran. Santoso mencabuli N dan G. Selanjutnya giliran Hendri,” ujarnya.

Mantan Kapolres Lampung Barat ini melanjutkan, Riyadi dan Supriyadi melakukan pelecehan terhadap G. Kemudian Slamet melecehkan N.

“Dari delapan tersangka, tiga di antaranya masih dalam pendalaman, yakni Falentino, Fahrudin, dan Malan. Perbuatan para tersangka ini dijerat UUD Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun kurungan dan minimal 5 tahun penjara,” tandas Dono. (pjk1/fajar)

To Top