Ini Pengakuan Mahasiswa Pemilik Atribut PKI – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Ini Pengakuan Mahasiswa Pemilik Atribut PKI

FAJAR.CO.ID, TERNATE – Adlun Fikrih (20), mahasiswa Universitas Khairun Ternate, Maluku Utara (Malut) yang diamankan aparat Kodim 1501 Ternate bersama tiga orang rekannya kini telah diserahkan Polres Ternate.

Pelimpahan proses hukum itu untuk pengembangan kepemilikan dari aksesoris yang dimiliki berlambang Partai Komunis Indonesia (PKI) tersebut. Kapolda Malut Brigjen Zulkarnain Adinegara mengungkapkan, keempat mahasiswa yang diamakan itu statusnya masih terperiksa di Polres Ternate.

Semua barang bukti yang dimiliki mahasiswa tersebut telah diamankan. Yaitu, berupa berupa kaos yang berlambang PKI sebanyak empat buah dan enam buku bacaan yang berkaitan dengan paham partai terlarang itu.

“Dalam 1×24 jam akan kami lakukan penyelidikan, kalau memang cukup bukti, empat pelaku ini akan ditingkatkan ke tahap penyidikan,” ujar Zulkarnain Adinegara dilansir Malut Post (Fajar Group), Kamis (12/5).

Dari pengakuan mereka, imbuh Kapolda, kaos serta buku yang berlambang paham terlarang di Indonesia dibeli satu tahun lalu di salah satu kota Pulau Jawa.

“Sebagian buku itu dia beli dan sebagian lagi dikasih oleh pengarangnya sendiri di suatu kota di Jawa, dan rekannya yakni MYA itu mengaku membeli dari Adlun. Sementara dua rekannya SS dengan MRD mengaku dikasih, tapi tidak digunakan,“ kata Brigjen Zulkarnain Adinegara.

Disebutkan kapolda, penyelidikan terhadap empat mahasiswa itu menggunakan konstruksi hukum TAP MPR Nomor 25 Tahun 1966 serta UU Nomor 27 Tahun 1999 Pasal 107 huruf a dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

“Artinya berdasarkan KUHAP, UU nomor 8 tahun 1981 itu, empat pelaku ini bisa ditahan,” jelasnya.

Jenderal bintang satu itu juga mengaku prihatin dengan adanya generasi muda yang mencoba menghadirkan paham yang sesungguhnya dilarang oleh NKRI.

“Saya prihatin kenapa generasi muda di Malut kok masih ada yang demikian, mereka mengaku hanya iseng atau sekadar dipakai tapi nyatanya ada yang menjual dan membagikan ke orang lain,” ujarnya.

Sebelumnya, Intel Polda Malut mengamankan satu pelaku FA alias Fauzan (30) yang telah mengenakan kaos menyerupai lambang PKPI, di Kafe Jarod Ternate, Selasa (2/5).

Fauzan bersama barang bukti berupa satu kaos berwarna hitam bergambar menyerupai lambang PKI itu telah diserahkan oleh Intel Polda Malut ke Intel Polres Ternate untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (tr-04/jfr/iil/JPG)

loading...
Click to comment
To Top