ABG 13 Tahun Digilir 8 Temannya di Surabaya, Ibu Risma Sampai Kaget – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

ABG 13 Tahun Digilir 8 Temannya di Surabaya, Ibu Risma Sampai Kaget

FAJAR.CO.ID, SURABAYA- Bangsa ini seperti sedang dilanda krisis moral, hampir sepekan publik selalu dihebohkan dengan pemberitaan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur, Selain korban merupakan anak di bawah umur, pelaku kekerasan tersebut juga dilakukan oleh anak-anak yang masih di bawah umur, bahkan sebagian masih duduk di bangku Sekolah Dasar

Kali ini kejadian seksual terhadap anak di bawah umur kembali menimpah Bunga 13, (bukan nama sebenrnya), Warga Surabaya, Jawa Timur.  Para pelakunya adalah MI (9), MY (12), JS (14), AD (14), BS (12), LR (14), AS (14), dan HM (14).

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, Komisaris Besar Polisi Iman Sumantri mengatakan, korban dicabuli para tersangka sejak dia masih berusia empat tahun. Saat itu, seorang tersangka, AS, mencabuli korban terlebih dahulu.

“Tersangka ini juga merupakan tetangga korban sendiri,” kata Iman kepada wartawan di Markas Polrestabes Surabaya pada Kamis, 12 Mei 2016.

Merasa perbuatannya tidak diketahui orang lain, tersangka pun mengulangi perbuatannya. Bahkan saat mengulangi perbuatannya, tersangka juga mengajak teman-temannya.

Tidak hanya itu. Untuk melancarkan aksinya, para tersangka juga mencekoki korban dengan pil ekstasi dan miras. Korban pun dicabuli teman-temannya secara bergiliran. Para tersangka diancam hukuman penjara 15 tahun.

“Walau pun para tersangka masih di bawah umur, proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya, agar hukum tidak diremehkan,” kata Iman.

Sementara itu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tampak kecewa dengan pengakuan delapan orang remaja dan anak-anak yang melakukan pencabulan terhadap seorang anak perempuan.

Tri Rismaharini pun langsung mendatangi  Mapolrestabes Surabaya untuk menemui langsung delapan remaja yang diduga sebagai pelaku pemerkosaan terhadap ABG berusia 13 tahun itu.

Risma juga menanyakan dari mana para bocah tahu adegan mesum itu. Jawabannya cukup mengejutkan bagi Risma.

“Kamu tahu cara main (memerkosa) seperti itu dari mana?” tanya Risma.

“Tau dari internet, Bu,” ucap polos dari MI ke Risma.

Meskipun demikian, bocah berpostur tubuh masih kecil dari pada ke tujuh temannya ini. Hanya bisa menjawab sekali pertanyaan ibu wali kota Surabaya.

“Saya berjanji akan mengrazia semua warnet, jika terbukti masih bisa terbuka situs dewasa maka akan ditindak,” terang Risma.

“Saya sangat terpukul dengan kejadian ini. Kejadian ini ada benang merahnya dengan kawasan Dolly,” lanjut Risma.

Menurut Risma, peristiwa ini ibarat gunung es yang sebenarnya telah ada sejak dulu. Namun, belum ada kasus yang terbongkar.

“Sejak dulu kalau teman-teman tahu saya pernah menjumpai anak seperti korban ini. Makanya, apapun alasannya Dolly harus ditutup,” ujarnya kepada wartawan.

Risma menjelaskan, kejadian ini dibongkar juga atas permintaan dirinya. Ini dilakukannya agar para orang tua mengetahui efek pergaulan bebas dan terutama wilayah yang bebas prostitusi. (kan/ps/fajar)

To Top