Buwas Minta Ahok Tutup Lokasi Tertangkapnya Jupiter – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Buwas Minta Ahok Tutup Lokasi Tertangkapnya Jupiter

Sepenggal Kisah Pilu Sang Jenderal Budi Waseso

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Budi Waseso meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar menutup tempat hiburan malam yang diduga disalahgunakan sebagai lokasi transaksi narkoba.

Buwas -sapaan karib Budi Waseso- mengatakan,hal ini berkaca dari kasus penangkapan artis Jupiter di kasus narkotika. Dia tertangkap usai bertransaksi di Newton, salah satu tempat hiburan malam di Jakarta Barat.

“Kita kan tetap mengingatkan. Penutupan itu kewenangan Pemprov dalam hal ini Pak Ahok,” kata Buwas di Mabes Polri, Jumat (13/5).

Bekas Kabareskrim ini mengaku setuju kalau Pemprov DKI bertindak tegas dengan menutup tempat hiburan yang diduga menjadi lokasi transaksi narkoba. Sebab menurutnya, sudah ada nota kesepahaman yang disetujui antara pihaknya dengan Pemprov terkait pencegahan peredaran narkoba.

“Saya setuju (ditutup). Sudah ada MoU dan pernyataan tentang larangan tempat hiburan digunakan transaksi narkotika,” tandas Buwas.

Diketahui, Jupiter dan seorang bandar yakni Firmansyah ditangkap Unit Reskrim Polsek Metro Tamansari pada Selasa 10 Mei dini hari di Ruang 202 Lantai 2 Newton, Lokasari, sekitar pukul 00.30 WIB.

Kapolsek Tamansari AKBP Suhermanto menyatakan, dalam penangkapan ini, ada lima orang yang digiring ke Mapolsek Metro Tamansari, termasuk pemandu karaoke. Dua di antaranya memiliki narkoba.

Firmansyah dan Jupiter dijerat dengan Undang-Undang Narkotika, Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 127 ayat (1) subsider Pasal 132 ayat (1), UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (elf/JPG)

loading...
Click to comment
To Top