Pengurus DPD Akumandiri Kabupaten Garut Resmi Dilantik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ekonomi & Bisnis

Pengurus DPD Akumandiri Kabupaten Garut Resmi Dilantik

DSC_0942-1

FAJAR.CO.ID, GARUT — DPP Assosiasi IUMKM Indonesia (Akumandiri) konsisten mendukung pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di tanah air. Setelah melantik DPW Akumandiri DKI Jakarta dan beberapa daerah lainnya masa bakti 2016-2020. Senin (9/5), DPP Akumandiri melakukan pelantikan pengurus DPD Akumandiri Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Dalam pelantikan tersebut, Uus Sonjaya dinobatkan sebagai Ketua DPD Akumandiri Garut, sedangkan Syarifudina sebagai Wakil Ketua DPD Akumandiri Garut, dan segenap pengurus lainnya.

Proses pelantikan kali ini cukup unik, tidak seperti kebanyakan pelantikan pada umumnya menggunakan gedung atau ruangan sebagaimana layaknya. Pelantikan pengurus Akumandiri Kabupaten Garut ini jauh dari kesan mewah, karena pelantikannya dilaksanakan di suku gunung cikuray yang jauh dari keramaian kota, yakni halaman sekolah SMPIT Assalam Gunung Cikuray yang kondisi sekolahnya juga cukup memprihatinkan. Lokasi tersebut berada di Kp. Kebonsatu RT 01/01 Desa Cigedug Kecamatan Cigedug Kabupaten Garut.

Dihadiri perwakilan pemerintah Daerah dan Perangkat Desa, Kepala Perum Perhutani KPH Garut dan Asper Bayongbong, Camat Cigedug, 11 (sebelas) Kelompok Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) yang merupakan perwakilan dari 113 LMDH se-Kabupaten Garut. Anggota LMDH mayoritas adalah petani kopi yang merealisasikan program Pola Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) dari Pehutani, Petani kentang, cabe, kubis, tomat dan wortel, Peternak sapi,.serta pelaku usaha lainnya.

Ketua Umum Akumandiri Hermawati Setyorinny, dalam pelantikan berpesan kepada seluruh pengurus untuk bekerja sungguh-sungguh, bahu-membahu, gotong-royong dan bangkit bersama-sama dari keterpurukan ekonomi. “Kita bisa sejahtera jika kita mau beruasaha bersama-sama. Hidupkan ruh gotong-royong,kita harus berani membuka diri, membuka wawasan kepada pihak pihak lain. Kita harus tau aturan aturan, mau belajar sehingga kita tidak dibodohi dan tidak mudah dimanfaatkan . Jadi Selamat berkarya, selamat bekerja dan selamat Berjaya,” kata Hermawati.

Saat ini, lanjutnya, khusus untuk DPD Akumandiri Kabupaten Garut adalah yang istimewa. Pasalnya, Rinny biasa disapa menerangkan perihal keistimewaan tersebut bisa dilihat dari proses dan teknisnya. “Kalau DPD lain biasanya dilantik di dalam gedung, tetapi untuk Garut dilantiknya di lapangan dan masyarakat pengusaha mikro kecil dan menengahnya pun banyak yang datang. Tidak hanya itu, tempat pelantikannya juga di atas gunung atau dekat dengan aktivitas pertanian masyarakat, tentunya dengan medan perjalanan yang licin, berkelok dan berbatu” pungkasnya penuh antusias. Akan tetapi, Rinny merasa senang, karena kehadiran Akumandiri di Garut disambut antusias oleh warga.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Umum Akumandiri Indra Wishnuntoro Soebroto, menyampaikan ada banyak program pemerintah yang selama ini kurang maksimal pelaksanaannya. Sehingga, Akumandiri hadir untuk menata hubungan dari segala lintas guna memaksimalkan pelaksanaan program-program pemerintah.

“Yang kita lakukan sekarang ini, yaitu masuk ke daerah-daerah, sampai ke pelosok-pelosok, meski harus naik gunung, tapi itu kita lakukan dengan semangat dan maksimal. Tugas kita, sebagai penghubung atau penyambung antara pelaku IUMKM dengan instansi atau asosiasi lainnya yang berkepentingan,” ujarnya.

Meski sudah ada kebijakan tentang pembuatan surat izin usaha mikro kecil secara gratis karena sudah dibiayai oleh negara, melalui surat keputusan bersama Tiga Menteri (SKB 3 Menteri): Menteri Perdagangan, Menteri Koperasi dan UKM dan Menteri Dalam Negeri, namun tidak semua masyarakat pelaku usaha mengetahui hal tersebut. Nah, Akumandiri hadir untuk menjembatani sekaligus mencerdaskan para pelaku usaha yang ada di daerah. “Cukup datang ke RT/RW atau Kelurahan atau Kecamatan untuk mendapatkan surat usaha izin mikro kecil itu tanpa harus bayar,” katanya.

Lebih lanjut Indra  berharap, para pengusaha bisa difasilitasi, tapi bukan instan, melainkan melalui proses. Memang ada yang memberikan modal instan, dengan cara menawarkan kemudahan yang instan. Biasanya yang instan itu tengkulak, karena harga mereka patok. Teman-teman pengusaha hidup, tapi hidup datar, jadi tidak ada kembanggaan apalagi perubahan untuk hidup yang lebih baik. “Yang harus kita bangun adalah kembagaan pada anak cucu kita untuk menjadi petani dan pengusaha yang sukses,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fintech Modalku, Sigit Aryo Tejo menyampaikan Modalku sudah melakukan inisiasi kerjasama dengan DPP Akumandiri. Modalku adalah pioner layanan peer-to-peer lending (platform pinjam meminjam langsung) berbasis teknologi finansial di Indonesia, dengan misi mendukung pertumbuhan bisnis UKM dan perkembangan pemberi pinjaman dengan bekerja sama dengan regulator.

Pendekatan berbasis teknologi Modalku menciptakan suku bunga kompetitif bagi peminjam dan akses yang lebih inklusif. Model peer-to-peer lending telah terbukti sukses di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris Raya, Cina, dan Singapura. Modalku adalah merk dagang terdaftar PT Mitrausaha Indonesia Grup.

Untuk Investasi Menguntungkan dan Pinjaman Modal Usaha Kecil. Modalku adalah platform pinjam meminjam langsung bagi peminjam untuk menerima pinjaman modal usaha dan bagi pemberi pinjaman untuk menerima keuntungan menarik dan aman

Salah satu pelaku usaha ternak, Asep Saepudin, mengungkapkan bahwa dirinya sebelumnya belum pernah mengikuti atau menjadi anggota dari sebuah organisasi selain koperasi. Perihal kehadiran Akumandiri di kampungnya, dirinya merasa sangat antusias dan beruntung.

“Menurut hemat saya, Akumandiri bisa membantu masyarakat dalam hal pencarian modal. Kalau di perbankan biasanya terbentur dengan masalah angunan yang mana antara dana yang didapatkan dengan pengeluaran dari angunannya sendiri tidak seimbang,” tuturnya lantang.

Camat Cigedug, Kabupaten Garut, Mia Herlina  menyampaikan dengan keberadaan Akumandiri ini bisa memberikan sekaligus menambahkan semangat bagi para pengusaha mikro kecil menengah dan petani yang ada di Kecamatan Cigedug. “Dengan adanya kerjasama dengan Akumandiri bisa memberikan semangat,” tuturnya.

Mia Herlina berpesan agar alih fungsikan tanaman yang ada tetap digalakkan, karena bisa memberikan masa depan. Kalau kopi sudah banyak, investor bisa melirik, tapi dengan kualitas yang bagus bukan asal-asalan. “Saya terimakasih kepada Akumandiri yang melantik anggotanya di Cigedug, Kabupaten Garut,” tutupnya.

Ketua Panitia pelaksana, Ibang Yusuf Efendi, menjabat pengurus DPD Akumandiri Kabupaten Garut, Ketua Bidang perindutrian dan perdagangan menyampaikan dengan adanya Aumandiri di Kabubapten Garut, yang merupakan jembatan dan peluang yang baik bagi kemajuan pelaku industri usaha kecil dan menengah bagi masyarakat Indonesia.

Usai dilantik sebagai Ketua DPD Akumandiri Kabupaten Garut Uus Sonjaya bertekad akan berusaha dan bekerjasama dengan pihak DPP dalam membantu anggota dalam pembinaan dan mendapatkan hak haknya dalam program pemerintah seperti mengajukan pinjaman modal dan pemasaran. “Untuk sementara anggota yang sudah mendaftar dan diserahkan didaftarkan ke DPP sekitar 786 orang, yang lainnya berjumlah ribuan segera menyusul. Berharap Kerjasama pengurus dengan anggota sangat dibutuhkan dalam merealisasikan program-program yang ditawarkan Akumandiri,” tukasnya.

Dalam acara tersebut juga turut hadir Ketua DPW Akumandiri Sumatera Selatan Apit Fathurohman, kehadirannya untuk bisa bersinergi dan silaturahmi langsung bersama Pengurus Akumandiri di pelosok desa di Kabupaten Garut.

Dari DPP hadir Ketua Bidang Energi,Sumber Daya Alam dam Mineral Martin Karnarukma, Ketua Bidang Pelaksanaan Program Nasional Adi Kurniawan, Ketua Bidang Pemasaran Dan Komunikasi Publik Ratman, Ketua Bidang Informasi Dan Media Frans Ekodhanto. Dan Dewan Pembina Pusat sekaligus dari Kementerian ESDM, Supardiyo. (rls/hrm)

loading...
Click to comment
To Top