Istri Sultan Tarnate Belum Pulih – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Istri Sultan Tarnate Belum Pulih

TERDAKWA: Boki Nita Budi Susanti saat menjalani sidang dengan agenda mendengarkan jawan JPU, di Pengadilan Negeri Ternate, kemarin (28/4).

TERDAKWA: Boki Nita Budi Susanti saat menjalani sidang dengan agenda mendengarkan dakwaan JPU, di Pengadilan Negeri Ternate.

FAJAR.CO.ID, TERNATE – Kondisi kesehatan istri mendiang Sultan Ternate Mudaffar Sjah, Nita Budhi Susanti belum pulih. Buktinya, sampai saat ini terdakwa kasus pemalsuan identitas putra kembarnya tersebut masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polres Ternate.

Pengamatan Malut Post (JPNN Group), kemarin (13/5), tidak ada pengawalan yang cukup ketat di tempat Nita dirawat. Hanya ada 4 orang polisi yang berjaga di depan RS dan dua petugas dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate. Juga tampak sekitar 5 orang kerabat Nita yang ikut menjaganya di rumah sakit tersebut.

Nita sendiri dirawat di RS Bhayangkara Polisi usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kamis (12/5). Salah seorang kerabat yang ditemui menjelaskan setelah sidang, Nita mengalami kelelahan dan pingsan sehingga dilarikan ke RS. Nita juga sempat dipasang oksigen.

“Sampai tadi malam (Kamis malam, red) Boki (Nita) tidak sadar. Beliau baru sadar pagi tadi (kemarin, red),” kata Susan Brow, salah seorang keluarga Nita.

Nita, kata dia, juga sudah bisa diajak bicara tapi tidak bisa lama. Dikatakan, Nita sudah lama mengalami masalah pada punggungnya, karena pernah jatuh di kamar mandi.

“Kemarin di persidangan Boki terlalu lama duduk sehingga kemungkinan sakitnya kambuh,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kuasa Hukum Nita, Iman Arif Hakim. Dia mengatakan, kliennya sudah cukup lama mengalami gangguan pada tulang belakang. Karena itu, Nita membutuhkan penanganan atau pemeriksaan dari dokter spesialis penyakit dalam atau spesialis tulang.

Dia juga mengatakan, sudah membuat surat permohonan kepada PN Ternate agar memberikan izin kepada Nita untuk memeriksa kesehatannya.

“Kita berharap PN memberikan izin. Jika tidak ada dokter spesialis di Malut kami berharap ada izin keluar. Kalau Jakarta tidak bisa mungkin di Manado,” kata Amin.(JPG/tr-02/jfr/fri/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top