Jika Gagal di Munaslub, Pak Syahrul YL Bisa Menang di Posisi Ini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Jika Gagal di Munaslub, Pak Syahrul YL Bisa Menang di Posisi Ini

tum

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Delapan Calon Ketua Umum (Caketum) Golkar yang bertarung pada Munaslub hampir semuanya masih optimistis bisa merebut 560 pemilik suara dari DPP, DPD I dan 2 seluruh Indonesia.

Tentunya hanya satu kandidat yang terpilih sebagai ketua partai beringin. Namun, meski gagal jadi ketum, sejumlah posisi strategis masih menjadi incaran para caketum.

Dimana posisi yang dianggap seksi di DPP Partai Golkar tentu akan terlihat dinamika politik dengan terjadi koalisi. Pakar politik Dosen Universitas Hasanuddin Makassar, Adi Suryadi Culla memastikan akan terjadi pada Munaslub tahun 2016.

Dia melihat peluang Caketum Syahrul Yasin Limpo, Ade Komaruddin, Setya Nivanto dan Azis Syamsuddin akan mencari teman dengan cara koalisi untuk mengamankan posisi strategis DPP.

“Jadi, persoalan Caketum Syahrul tentu menjadi target menang posisi Ketum Umum. Tapi jika kondisi itu dialami beliau bisa saja menang sebagai Sekjend atau Wakil Ketua. Saya iitu strategi realistis,” kata Suryadi seperti di kutip dari  pojoksulse.com, (Fajar Group),  Sabtu (14/5/2016).

Syahrul Yasin Limpo dianggap layak memimpin Partai Golkar dalam gagasan penguatan partai beringin yang selalu mengedepanlan ideologi partai beringin. Pasca secara resmi mendaftar sebagai bakal Calon Ketua Umum (Caketum), Ketua DPD Partai Golkar Sulsel itu memiliki potensi atau peluang besar memenangkan pertarungan di Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang dimulai malam nanti Sabtu 14 Mei 2016 digelar di Nusa Dua, Bali.

Dia menalai konsistensi Syahrul YL yang tetap menolak adanya iuran Rp1 miliar tentu mendapat penilaian khusus bagi kader di seluruh DPD Golkar Indonesia. Bahkan, potensi kemenangan sudah di depan mata.

Namun, pelaksanaan Munaslub Golkar semakin dekat tentunya semakin memanas. Panasnya pemilihan ketua umum Golkar bisa terjadi adanya suasana yang tidak kondusif. Belum lagi budaya transaksional politik dimungkinkan kembali dialami Golkar.

“Nah, tantangan terberat yang akan dialami pak SYL (Syahrul Yasin Limpo) money politik melalui transaksional itu. Jika hal itu berlangsung di tengah-tengah Munaslub tentunya akan menghambat peluang besar kemenangan pak Syahrul,” kata Adi Suryadi Culla. (muh asrul/pjks/fajar)

loading...
Click to comment
To Top