Luar Biasa, Juara di Australia, Atlet Perbafi Tembus Elite Dunia – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Budaya & Pariwisata

 Luar Biasa, Juara di Australia, Atlet Perbafi Tembus Elite Dunia

0133973c7eeb6322831f9355e595700b

FAJAR.CO.ID, ADELAIDE — Indonesia Raya kembali berkumandang di negeri orang. Kali ini Dody Syahputra yang mengukir prestasi pada Kejuaraan NABBA/WFF Asia Pacific di Adelaide, Australia, Minggu, 15 Mei.

Dody yang turun di kategori Men Performance class 3, yakni tinggi 165-172 cm dan berat 70-75 kg, tampil sempurna pada partai final. Mampu memaksimalkan keunggulan otot di sejumlah bagian, mengantarnya  ke tangga juara. Meraih emas, mengumandangkan Indonesia Raya, sekaligus kini berhak menyandang status Mr. Asia Pasific.

“Terima kasih untuk doanya. Sejak meninggalkan Tanah Air, saya sudah bertekad untuk mengibarkan Merah Putih di Australia,” ujar Dody.

Sukses Dody di Australia makin spesial karena dia juga berhak atas WFF Professional Card Division, tiket untuk berlaga di jajaran elite dunia. Dody berhak tampil di Kejuaraan WFF Universe kategori performance yang setiap tahunnya digelar di Florida, Amerika Serikat. Jika  juara dia berhak menyandang gelar Mr. Universe, penghargaan paling bergengsi di  cabang olahraga binaraga dan fisik.

Bagi Persatuan Binaraga dan Fisik Indonesia (Perbafi), sukses Dody di Australia ada bukti keberhasilan pembinaan berjenjang yang dilakukan selama ini. Tanpa kenal lelah mencari dan mengorbitkan atlet profesional lewat berbagai kejuaraan. Dody melanjutkan tradisi juara atlet Perbafi sejak akhir 2015 lalu di berbagai kejuaraan internasional.

Setelah sukses di Thailand, Singapura, Korea Selatan, Singapura, dan kini di Australia, Perbafi akan kembali mempersiapkan atlet untuk turun di Kejuaraan Dunia di Dublin, Irlandia, November mendatang. Dody salah satu atlet yang akan tampil di kejuraan bergengsi tersebut, bersama sejumlah atlet terbaik di berbagai kelas.

“Sukses Dody adalah bukti kualitas atlet Indonesia sudah siap untuk level tertinggi. Sayangnya hanya satu atlet yang bisa turun di Australia, karena dua atlet lainnya terkendala administrasi. Padahal negara lain sudah memperhitungkan kita di kelas manapun yang diikuti,” jelas Ketua Umum Perbafi, Kemalsyah Nasution, yang hadir di Australia mendampingi Dody sekaligus menjadi salah satu juri di Kejuaraan Asia Pasific ini. (fmc)

loading...
Click to comment
To Top