Pemerkosa Gadis Manado, Diduga Terlibat 4 Oknum Polisi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Pemerkosa Gadis Manado, Diduga Terlibat 4 Oknum Polisi

FAJAR.CO.ID, MANADO- Kasus dugaan pemerkosaan terhadap SVT (19), warga Kota Manado, Sulawesi Utara oleh 19 pria kini memasuki babakan baru.

Kepolisian Daerah Gorontalo langsung melakukan pra rekonstruksi setelah berkasnya dilimpahkan oleh Polda Sulut kepada Polda Gorontalo.

Sabtu (14/5) siang, jajaran kepolisian yang terdiri dari 6 orang personil Mabes Polri dan Sejumlah petugas DitReskrimum Polda Gorontalo menggelar pra rekonstruksi di empat lokasi berbeda yang diduga kuat menjadi lokasi dugaan pemerkosaan itu.

Sebagaimana dilansir dari Grup Jawa Pos  (Group Fajar), dalam pra rekonstruksi ini, selain menghadirkan SVT sendiri sebagai korban, polisi juga menghadirkan M dan Y (Teman SVT, red) serta empat pria yang diduga terkait dalam kasus ini.

Ketujuh saksi yang empat diantaranya adalah oknum anggota polri itu, diminta untuk menunjukkan lokasi dan posisi masing-masing saksi dalam kasus dugaan pemerkosaan, yang sempat menghebohkan warga Sulut dan Gorontalo itu.

Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP S, Bagus Santoso mengatakan, pra rekonstruksi ini dilakukan untuk menentukan lokasi dan posisi para saksi yang terlibat langsung dalam kasus ini, yang tujuannya untuk memudahkan proses penyidikan.

Bagus menambahkan, sejauh ini Polda Gorontalo masih melakukan pendalaman terkait kasus ini. Karena selain dugaan pemerkosaan yang sudah dilaporkan sebelumnya oleh korban, polisi juga menduga ada unsur lain, yakni dugaan penyalahgunaan narkoba, dugaan penganiayaan, dan dugaan pelanggaran indisipliner yang dilakukan oleh anggota polri.

“Untuk sementara semua terperiksa masih diperiksa sebagai saksi, makanya Polda Gorontalo masih melakukan pra rekonstruksi, karena kami masih mendalam kemungkinan tindak pidana lain, seperti dugaan penganiayaan, penyalahgunaan narkoba, hingga dugaan tindak indisipliner yang dilakukan oknum anggota,” tegasnya.

Bagus juga tidak menampik adanya keterlibatan oknum anggota Polri, namun keterlibatan anggota Polri ini masih terus didalami oleh Polda Gorontalo dan Mabes Polri.

“Soal status empat anggota Polri itu masih akan didalami, tapi kalaupun mereka tidak terlibat dalam dugaan Kasus Pemerkosaan, Penganiayaan, hingga enggunaan narkoba, mereka tetap akan mendapat sanksi akibat perbuatan indisipliner karena telah mencoreng nama institusi Polri,” tegas AKBP Bagus.(sad/JPG/fajar)

Click to comment
To Top