Duhh.. Kok PT Lotus Nggak Ikut Bantu Korban Banjir Sih? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Duhh.. Kok PT Lotus Nggak Ikut Bantu Korban Banjir Sih?

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Karliansyah melakukan inspeksi mendadak alias sidak di lokasi galian tambang pasir PT. Lotus SG Lestari terkait laporan dari warga korban banjir bandang di desa Cipinang, Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dalam kunjungan tersebut, Anggota Komisi VII DPR dari PDIP, Adian Napitupulu yang terpilih dari Dapil Kabupaten Bogor itu juga ikut meninjau sejumlah titik lokasi penggalian tambang pasir, kerikil dan andesit milik PT Lotus. Kedatangan mereka untuk melihat langsung kerusakan lingkungan yang terjadi akibat aktivitas tambang PT Lotus.

Menurut Adian, berdasarkan keterangan yang didapat dari warga dan pengurus RT dan RW di kampung Ciapus, kerugian materiil yang dialami warga setempat cukup besar akibat peristiwa tersebut.

Menurut pendataan warga kampung Ciapus Desa Cipinang dan kampung Nunggaherang Desa Tegal Lega ada 217 yang rusak ringan hingga berat akibat banjir, 3 diantaranya bahkan hancur hingga tak bersisa terbawa arus, 2 mobil hancur terhantam arus banjir yang membawa batuan dan material longsoran dari atas bukit, serta puluhan motor yang rusak berat karena terendam banjir yang datang tiba-tiba itu.

“Itu belum kerugian harta benda warga yg rusak atau hanyut akibat terendam banjir seperti perabotan, alat elektronik, serta kolam ikan, sawah, kebun dan lainnya. kalau ditotal sih sampai miliaran kerugiannya. Parahnya, kata warga sini, sampai detik ini tidak ada bantuan dan tanggung jawab dari Lotu. Warga yang gotong royong untuk perbaikan. Ini harus segera dilakukan tindakan serius,” tutur Adian kepada wartawan, Senin (16/5)

Sebelumnya pada 1 Mei 2016 banjir bandang menerjang warga di 2 desa yakni desa Cipinang dan Desa Tegal Lega kecamatan Rumpin, Bogor. Banjir terjadi akibat luapan sungai Cimanciri yang menyebabkan jebolnya tanggul.

Warga menduga hal tersebut terjadi akibat pengerukan besar-besaran yang dilakukan oleh PT Lotus di daerah hulu sungai Cimanciri yang berimbas pada kerusakan lingkungan di sepanjang Daerah Aliran Sungai sehingga berujung pada jebolnya tanggul. [rus/rmol]

To Top