Gratifikasi Bupati, KPK Garap Kajari Subang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Gratifikasi Bupati, KPK Garap Kajari Subang

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Subang Jawa Barat (Jabar), Chandra Yahya Welo, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pemanggilan terhadap orang nomor satu di Kejari Subang itu untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan penerimaan gratifikasi atau hadiah Bupati Subang Ojang Sohandi.

Selain Kajari Subang Chandra Yahya Welo, penyidik juga memeriksa Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Subang Anang Suharyanto, dan Kepala Seksi Intelijen Kejari Subang Choky Hutapea.

“Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka OJS,” kata Juru Bicara KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Selasa (17/5).

Selain itu, penyidik juga memanggil Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, Intan Lasmi Susanto.

Ojang merupakan tersangka dugaan suap terkait pengamanan perkara korupsi BPJS di ‎Kejaksaan Tinggi Jakarta Barat. Penetapan Ojang setelah KPK menangkapnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 11 April lalu.

Ojang diduga bersama-sama mantan Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan Subang, Jajang Abdul Holik dan istrinya Lenih Marliani menyuap dua jaksa Kejati Jabar Devi Rochaeni dan Fahri Nurmallo.

Atas perbuatannya, Ojang disangka melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b dan atau pasal 13 UU Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Selain itu, Ojang dijerat dengan pasal dugaan penerimaan gratifikasi. Yaitu pasal 12 huruf B UU Tipikor.

Terkait sangkaan itu, KPK menyita sebuah mobil Toyota Velfire hitam, dua Jeep Wrangler Rubicon warna oranye dan merah, satu motor trail, dan sebuah motor jenis ATV milik Ojang Sohandi.

Pada 11 Mei lalu, KPK menyita satu unit Mazda CX-5 berwarna hitam. Saat ini Ojang ditahan di Rutan Polres Jakarta Timur. (put/jpg)

loading...
Click to comment
To Top