Jiahh.. Pembajak Bego! Sok-sokan Pakai Celurit Malah Gorok Leher Sendiri – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Jiahh.. Pembajak Bego! Sok-sokan Pakai Celurit Malah Gorok Leher Sendiri

tahanan

FAJAR.CO.ID, MERANGIN – Aksi Pembajakan Bus Medan Jaya yang terjadi di jalan litas Sumatera, tepatnya di Desa Karang Anyar, Kecamatan Pamenang Barat begitu dramatis. Pelaku yang beraksi seorang diri ini nyaris tewas akibat terluka dengan senjata tajam yang dipakainya untuk menyandra penumpang bus.

Kejadian ini berawal saat Bus Medan Jaya BK 7721 DJ tujuan Jakarta yang dikemudikan Irwan Ginting warga Medan menaikan penumpang di Dusun Mudo, Kecamatan Bangko, Jambi.

Begitu naik si penumpang ini langsung mengeluarkan senjata tajam jenis celurit dan menodongkan kepada penumpang. Seluruh penumpang panik, apalagi sopir serap di belakang mobil juga dipukuli pelaku.

Dibawah ancaman sang sopir dipaksa terus melajukan mobil yang membawa 35 penumpang di dalamnya. Namun, sang sopir tak habis akal, ia tiba-tiba menghentikan busnya secara mendadak di depan mako Brimob.

“Angota Brimobnya langsung berlari menuju bus begitu saya kasih tahu ada pembajakan,” ungkap sang sopir seperti dikutip dari Jambi Independent (grup fajar).

Proses pembebasan penumpang berlangsung sengit, karena pelaku sempat mengalungkan leher penumpang dengan celurit, dan mengancam anggota Brimob untuk tidak mendekat. Namun, entah kenapa secara tiba-tiba, pelaku berubah pikiran dan menempelkan senjata tajam di leher dan akhirnya melukai dirinya hingga kehilangan banyak darah.

Melihat pelaku melukai dirinya, anggota Brimob langsung masuk kedalam bus dan menyelamatkan seluruh penumpang. Setelah itu, Brimob baru mengamankan pelaku dan selanjutnya menyerahkannya ke Sat Reskrim Polres Merangin.

Abdul Salah, penumpang yang dikalungi celurit mengaku trauma. “Saya tadi duduk di belakang pelaku sempat menodongkan senjata tajamnya ke leher saya, tapi senjata itu tiba-tiba dipakai pelaku melukai dirinya, pelaku kehilangan banyak darah, bahkan bisa dibilang nyaris tewas,” ungkap Abdul, Selasa(17/5).

Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kertayuga membenarkan adanya kejadian pembajakan tersebut. “Benar ada pembajakan. Masih dalam penyelidikan. Identitas pelaku belum diketahui karena tidak ditemukan satupun identitas ditubuh pelaku.

“Pelaku juga tidak sadarkan diri dan dirawat di rumah sakit. Jadi kita belum mengetahui identitasnya. Kemungkinan pelaku memiliki jaringan,” tandas Kapolres.(usa/ray/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top