Beda Nasib, Tim Thomas Lolos, Uber Kandas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Sport

Beda Nasib, Tim Thomas Lolos, Uber Kandas

FAJAR.CO.ID, KUSHAN — Tim Thomas Cup Indonesia akhirnya sukses menyegel satu tempat di semifinal. Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi menjadi penentu kemenangan tim Indonesia atas Hong Kong pada pertandingan yang berlangsung di Kushan, Tiongkok, Kamis, 19 Mei.

Menang 3-1, Indonesia berhak lolos ke babak semifinal. Lawan yang akan dihadapi cukup berat, pemenang antara tuan rumah Tiongkok dan Korea Selatan.

Poin pertama tim Thomas datang dari Tommy Sugiarto yang tampil luar biasa. Kehilangan game pertama dengan skor telak tak membuat Tommy lantas menyerah. Tommy menjalankan perannya sebagai ujung tombak tim dan membuka jalan kemenangan.

Kehilangan poin di partai kedua dari Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan sempat membuat semangat tim Indonesia menurun. Pasalnya, nomor ini adalah nomor andalan Indonesia, ditambah lagi, Hendra/Ahsan punya kualitas dan pengalaman yang jauh lebih baik dibanding lawan.

Partai Jonatan Christie menjadi kunci kemenangan tim Thomas. Pemain muda ini berhasil mengembalikan keunggulan Indonesia menjadi 2-1 setelah menaklukkan Hu Yun. Poin ini sangatlah penting untuk tim Indonesia, terutama bagi pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi yang turun di partai keempat.

“Setelah Jonatan menang memang kami semakin percaya diri, tetapi kami ingat pesan-pesan kapten (Hendra Setiawan), tidak boleh overconfident. Mengenai kekalahan ganda pertama, menurut saya ini adalah pertandingan beregu dimana kalau satu kalah, masih ada empat partai lagi. Kami harus saling mengisi,” kata Angga seperti dikutip dari badmintonindonesia.org

Sayangnya, kiprah tim putra, tak mampu diikuti tim Uber Indonesia. Maria Febe Kusumastuti cs harus mengakui keunggulan putri-putri Negeri Ginseng usai ditaklukkan 0-3.

Poin pertama diraih Korea lewat kemenangan Sung Ji Hyun atas Febe dengan skor 21-13, 21-12. Nomor ganda yang awalnya menjadi andalan Indonesia untuk mencuri poin, juga lepas dari genggaman. Pasangan Greysia Polii/Anggia Shitta Awanda gagal menahan laju Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan dan takluk dengan skor 13-21,19-21.

Meskipun belum berhasil memperpanjang nafas tim Uber, namun perjuangan Fitriani patut diapresiasi. Pemain muda Indonesia yang kini ada di peringkat 53 dunia, mampu memberi perlawanan terhadap Bae yang lebih berpengalaman dan peringkatnya lebih tinggi yaitu 14 dunia.

Tak kenal lelah, permainan reli Fitriani begitu menyulitkan Bae. Namun sayang, Fitriani masih sering melakukan kesalahan sendiri yang akhirnya menguntungkan untuk lawan.

“Alhamdulillah saya bisa mengimbangi permainan lawan yang rangkingnya jauh diatas saya, namun dia lebih matang dang lebih berpengalaman. Masih banyak yang mesti diperbaiki dari penampilan saya. Misalnya variasi pukulan, kecepatan kaki, power, serangan dan akurasi pukulan,” tutur Fitriani. (fmc) 

 

To Top