Dokter Pesta Sabu Jadi Tersangka, Tapi Tidak Ditahan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Dokter Pesta Sabu Jadi Tersangka, Tapi Tidak Ditahan

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Seorang dokter cantik dan dua mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) yang diringkus dengan dua tersangka lainnya yang dibekuk aparat Satres Narkoba Polrestabes Surabaya, Jawa Timur (Jatim) tidak ditahan dan tidak menjalani proses hukum.

Mereka direhabilitasi lantaran saat penangkapan itu, petugas tidak menembukan barang bukti sabu-sabu, kendatipun mendapatkan alat hisapnya.

“Meski sudah terbukti mengonsumsi SS, namun lima orang yang kami tangkap ini masih berbelit-belit dalam memberikan keterengan terkait asal muasal SS tersebut,” ujar Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Doni Adityawarman yang dilansir dari Radar Surabaya (Fajar Group), sabtu (21/5).

Dari hasil keterangan para tersangka, kata Doni, pihaknya akan terus menyelidiki dari mana asal muasal narkotika yang dipakai untuk pesta sabu-sabu tersebut.

Sebagaimana berita sebelumnya, aparat Polrestabes Surabaya meringkus lima orang tersangka yang diduga baru usai berpesta sabu-sabu, di sebuah rumah kos yang beralamat di Jalan Dukuh Kupang Barat I/116 Surabaya.

Lima tersangka yang digelandang, dua di antaranya mahasiswa kedokteran dan satu dokter cantik yang sedang praktik di salah satu puskesmas di Madura. Sementara dua tersangka lainnya berprofesi sebagai pengusaha.

Mahasiswa kedokteran yakni Aditya Nugroho, 23, dan Darmawan Prasetyo. Sedangkan dokter cantik yang turut dibekuk adalah Shella Martina Devi, 22, seorang dokter aktif yang praktik  di di sebuah puskesmas di Bangkalan, Madura. Sementara dua tersangka lainnya Nur Rahman, 30,  Moch Chasbu Latif, 27

Penetapan tersangka kelima orang yang digerebek itu setelah mereka mengikuti tes urine di Poliklinik Polrestabes Surabaya.

Langkah itu ditempuh, karena para tersangka sebelumnya sempat membantah melakukan pesta sabu. Bahkan bong atau alat hisap yang ditemui petugas dalam kondisi setengah bersih, karena baru dicuci. Untuk membuktikan dugaannya, kelima pelaku lantas dikeler ke Poliklinik Polrestabes Surabaya untuk menjelani tes urine. (yua/jay/sep/iil/JPG)

loading...
Click to comment
To Top