KISAH: Jeritan Istri Diantara Perselingkuhan Suami dan Adik Kandung – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

KISAH: Jeritan Istri Diantara Perselingkuhan Suami dan Adik Kandung

FAJAR.CO.ID, GOWA- Aduhai! Hati  siap  tidak tersayat, ketika suaminya ketahuan selingkuh, terlebih, selingkuhannya itu adalah suami dan adik kandungnya sendiri.

Kenyataan pahit itu dialami NI (20). Warga salah satu Desa di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Sang suami, Sudirman (22) sampai hati menghamili adik dari istrinya  sendiri, sebut saja Bunga (15) yang masih duduk di bangku SMP.

Sudirman, pria asal Desa Bontolangkasa, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa ini mengaku meniduri adik iparnya  di rumah neneknya di Boka, Kecamatan Bajeng Sulawesi Selatan pada November 2015 lalu.

Saat itu korban belum berstatus sebagai adik iparnya, karena Sudirman belum menikahi kakak Bunga.

“Waktu itu saya baring-baring sendirian dalam kamar. Tak lama datang iparku baring juga di sampingku. Di situlah saya gauli dia. Saya merasa dirasuki setan waktu itu,” aku Sudirman dihadapan Polres gowa beberapa waktu lalu.

Kini sang Istri NI, mengaku sakit hati dan malu. Sebab suaminya yang dianggap sangat baik itu ternyata justru mengkhianatinya dengan adiknya sendiri, bak disambar petir disiang bolong. 

Saat ditemui dan dimintai komentarnya terkait kasus yang menimpa keluarganya, NI tidak bersedia berkomentar banyak. Hanya satu kalimat yang terlontar dari mulutnya; ini nista dan aib bagi keluarga.

Diapun tidak tahu harus berbuat apa kepada adik yang disayanginya itu. Satu-satunya pelampiasan emosi yang berhasil ditegaskannya adalah menghukum suaminya dengan cara memenjarakannya.

Ham, tante NI menegaskan hubungan suami istri antara ponakannya dengan Sudirman tidak bisa disatukan lagi. Jalannya hanya satu, yakni bercerai.

”Keluarga kami sudah sepakat memisahkan keduanya, sebab tidak ada artinya lagi mereka bersama. Yang ada hanya malu besar. Bahkan kami belum tahu harus berbuat apa terhadap dia (Bunga) yang kini sedang mengandung anak dari kakak iparnya. Satuji yang bisa kami katakan,

hukum pelaku seberat-beratnya. Hukum dia setimpal dan jauhkan dia dari kami. Jika tidak, kami akan menghukumnya sendiri,” tandas Ham yang datang ke Mapolres Gowa menemani Bunga untuk melaporkan peristiwa memalukan tersebut.

Dg Sij, ayah NI, maupun Bunga tak kuasa berbicara banyak. Lelaki tua itu hanya bisa menangis dan memeluk putri kesayangannya yang mengandung tanpa suami resmi.

Sementara lelaki yang menghamilinya adalah menantunya sendiri atau kakak iparnya. ”Saya malu bu,” katanya pendek.

Lelaki uzur itu hanya menangis sambil memeluk Bunga. Dg Sij sendiri mengatakan, istrinya saja tidak mau muncul di tempat terbuka.

”Dia hanya mengurung diri di rumah. Tidak mau pergi-pergi. Dia selalu mau pingsan. Saya juga malu besar,” kata Dg Sij, tanpa bisa lagi meneruskan kata-katanya. Dg Sij mengaku, istrinya sampai kini masih syok.

Terpisah, Sudirman yang ditemui diam-diam, Kamis (19/5) kemarin tidak mau diwawancara. Lelaki yang mengaku melakukan perbuatannya tanpa sadar itu kepada adik iparnya, tidak mau bertemu wartawan. Meski begitu, dia akhirnya berujar menyesal dan malu besar.

Sebenarnya, menurut pengakuan Sudirman, dirinya hanya satu kali melakukan hubungan badan dengan adik iparnya itu dan dilakukan di rumah neneknya yang juga adalah tempat tinggalnya dulu. Namun hal itu berbeda dengan pengakuan korban.

Bunga saat diperiksa penyidik Polres Gowa, mengatakan bahwa hubungan terlarang yang dilakukan antara dia dan kakak iparnya itu sudah berkali-kali hingga akhirnya dia harus mengandung bayinya. Sementara kakaknya sendiri NI belum hamil sejak menikah dengan Sudirman.

Di balik jeruji besi tahanan polres, Sudirman membeberkan bahwa perlakuannya menyetubuhi adik iparnya itu bukan saat belum menikah dengan NI, tapi setelah menikah sebulan sebelumnya.

”Iye, sudah memangma menikah dengan istriku satu bulan sebelumnya baru itu terjadi,” katanya dengan nada pelan. Seperti diberitakan BKm/Fajar Group.

Sudirman dilaporkan ke polisi oleh istrinya, NI setelah diberitahu oleh Bunga bahwa dirinya hamil karena suami kakaknya itu. NI melaporkan suaminya ke Polsek Bontonompo pada Rabu (18/5) dinihari.

Namun karena takut keluarga istrinya melakukan aksi yang tidak diinginkannya, pihak keluarga Sudirman kemudian meminta untuk dibawa ke polres demi keamanannya. Rabu pagi itu juga Sudirman dipindahkan ke tahanan Polres Gowa dan diproses. (sar/rus/bkm/fajar)

loading...
Click to comment
To Top