Mayat Korban Mutilasi Diduga Anggota DPRD Lampung Menunggu Hasil Tes DNA – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Mayat Korban Mutilasi Diduga Anggota DPRD Lampung Menunggu Hasil Tes DNA

FAJAR.CO.ID, OKU – Mayat korban mutilasi di jembatan dua Desa, Tanjungkemala, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, belum bisa dipastikan. Dugaan korban anggota DPRD Lampung, Muhammad Pansor, masih harus menunggu hasil tes DNA Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri.

Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Brigjen Arthur Tampi mengatakan, pihaknya telah tiga kali melakukan tes terhadap sampel korban.

“Tapi belum ketemu DNA-nya, kita akan secepatnya. Ini sudah yang ketiga kali. Begitu dapat kita langsung sampaikan kepada penyidik di Sumsel,” kata dia melalui sambungan telepon, Selasa (24/5).

Menurut dia, pemeriksaan DNA memang lama, beda seperti memeriksa golongan darah. “Kalau sampel pembanding sudah dapat dari ibu, istrinya, dan anaknya, itu secepatnya. Tetapi yang kerangka itu kan kadang-kadang sudah running, sudah ambil dari bagian tulang, tetap enggak ada selnya,” jelas dia.

Lamanya proses ini kata dia bukan berarti Polri melakukan perlambatan. “Ini demi kepentingan polisi, bukan ada cerita mempersulit,” sambungnya.

Sebelumnya, kuat dugaan korban mutilasi yang menghebohkan itu merupakan anggota DPRD Lampung, Muhammad Pansor. Dan tes DNA pun dilakukan guna memastikan apakah benar korban di OKU Timur adalah Pansor yang hilang sejak 15 April 2016.

Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar mengatakan sampel DNA diambil dari keluarga Pansor. “Sampel diambil dari postmortem, itu dari keluarga,” beber Boy.

Dia menjelaskan, adapun sampel yang diambil adalah data gigi dari anak dan orangtua Pansor. “Proses identifikasi tentu salah satu dengan DNA. Nah dan itu tidak bisa satu dua hari, tujuh hari itu (hasilnya keluar),” sambung dia.

Menurut dia, sejauh ini Puslabfor masih menunggu hasil dari DNA itu. “Sudah diambil dari keluarga bapak ini, tinggal dipastikan data sampel itu merupakan data yang identik dengan sampel,” tambah dia. (elf/JPG)

Click to comment
To Top