Sudahlah.. Lupakan Thomas dan Uber. Sekarang Fokus ke Indonesia Open – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Sport

Sudahlah.. Lupakan Thomas dan Uber. Sekarang Fokus ke Indonesia Open

China's seed number one Wang Yihan's hand holds the shuttlecock during the women's singles badminton match against Michele Li of Canada at the London 2012 Olympic Games in London on July 30, 2012. Wang won the match 21-8, 21-6. AFP PHOTO / ADEK BERRY        (Photo credit should read ADEK BERRY/AFP/GettyImages)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tim Indonesia belum berhasil membawa piala dari ajang bergengsi Thomas dan Uber Cup di Kunshan yang, berakhir Minggu (22/5) kemarin.

Namun sudahlah, tak perlu berpanjang cerita. Kini event tak kalah bergengsi hadir di negeri sendiri. Indonesia Open Superseries Premier 2016 bakal bergulir mulai pekan depan.

Jangan anggap sepele ajang ini. Indonesia Open merupakan satu dari 13 turnamen yang masuk dalam Metlife BWF World Superseries 2016. Dan, soal total hadiah, Indonesia Open hanya kalah dari puncak rangkaian ajang bergelimang uang ini, Dubai World Superseries Finals.

So, sudah pasti semua pemain papan atas dari lima nomor bakal ikut bertarung demi prestasi dan gengsi di Jakarta.

Rexy Mainaky, manajer tim Thomas dan Uber Indonesia menjelaskan bahwa recovery pemain akan menjadi hal krusial menuju Indonesia Open. Karena, tahun lalu, tidak ada satupun wakil Indonesia yang mengamankan gelar di rumah sendiri.

Tahun ini, Rexy melihat adanya peluang untuk meraih setidaknya satu gelar. Terutama di nomor ganda campuran dan ganda putra. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Praveen Jordan/Debby Susanto, dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi andalan pelatnas Cipayung di Indonesia Open.

Selain itu, kejutan dari bintang muda tunggal putra yang diwakili Jonatan Christie, Anthony Ginting dan Ihsan Maulana Mustofa layak dinanti. “Jalur juara juga akan mengamankan posisi mereka untuk seeding Olimpiade,” sebut Rexy. (nap/adk/jpnn)

Metlife BWF World Superseries 2016
Waktu – Turnamen – Hadiah Total – Wakil Indonesia yang juara

8-13 Maret: All England Open (USD 550.000) – Praveen Jordan/Debby Susanto (XD)
29 Maret-3 April: India Open (USD 300.000) – Markus Gideon/Kevin Sanjaya (MD)
5-10 April: Malaysia Open (USD 550.000) – Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (XD)
12-17 April: Singapore Open (USD 350.000) – Sony Dwi Kuncoro (MS) dan Greysia Polii/Nitya K Maheswari (WD)
30 Mei- 5 Juni: Indonesia Open (USD 900.000) – ???
7 Juni-12 Juni: Australian Open (USD 750.000)
20-25 September: Japan Open (USD 300.000)
27 Sept.-2 Okt: Korea Open (USD 600.000)
18-23 Oktober: Denmark Open (USD 700.000)
25-30 Oktober: French Open (USD 300.000)
15-20 November: China Open (USD 700.000)
22-27 November: Hong Kong Open (USD 350.000)
14-18 Desember: Dubai World Superseries Finals (USD 1 juta)

loading...
Click to comment
To Top