Polri Nggak Melarang Masyarakat Pakai Baju TBC, Asalkan… – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Polri Nggak Melarang Masyarakat Pakai Baju TBC, Asalkan…

30473_48775_kaos turn back

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mabes Polri menyanggah larangan pemakaian baju berlogo Turn Back Crime. Justru masyarakat akan diberikan apresiasi karena dengan memakai baju itu, ikut bersama dalam mengkampanyekan anti kejahatan.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, penyebar informasi yang menyatakan Polri melarang warga memakai baju Turn Back Crime itu adalah informasi sesat.

“Kami menjelaskan kaos TBC merupakan program kampanye pencegahan kejahatan yg dirilis oleh interpol yang terdiri dari 190 negara,” kata Boy di Divisi Humas Polri, Jakarta, Rabu (25/5).

Boy menambahkan, dirinya bahkan juga ikut mempopulerkan kaos yang berasal dari ide organisasi Interpol di Perancis itu. Tepatnya tahun 2014 saat kejahatan transnasional tengah merebak di mana-mana.

“Tujuannya memang semangat pencegahan kejahatan yang lebih luas dan lebih masif,” katanya.

“Karena menarik maka dipakai oleh reskrim didalam menggunakan dalam bertugas. Namun itu bukan kaus polisi (uniform). Melainkan hanya kaus biasa yang populer di masyarakat saja,” sambung eks Kapolda Banten ini.

Namun dia menegaskan, meski tidak ada larangan, masyarakat jangan sampai salah menggunakan baju berwarna biru tua itu. “Kami harap masyarakat tidak menyalahgunakan kaus itu. Sosialisasikanlah TBC itu yg memiliki makna pencegahan kejahatan,” harapnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan bahwa kaus Turn Back Crime bukanlah seragam polisi bagian mana pun. Bahkan menurut dia, Interpol dari Lyon, Prancis, mengapresiasi warga Indonesia yang mensosialisasikan moto itu.

Terkait dengan meningkatnya kejahatan bermodus mengaku sebagai polisi dengan menggunakan kaus itu, Badrodin menyayangkan hal itu. “Sebenarnya moto itu kan untuk membangun semangat memberantas kejahatan, tapi malah untuk berbuat jahat,” ujarnya.

Ia juga mengatakan tidak ada yang kebal hukum meskipun ia menggunakan kaus yang dipopulerkan Kombes Krishna Murti ini. (elf/JPG/fajar)

loading...
Click to comment
To Top