Astagfirullah! Anak Gauli Ibu Kandung, Melahirkan, Bayi Lalu Dibuang… – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Astagfirullah! Anak Gauli Ibu Kandung, Melahirkan, Bayi Lalu Dibuang…

cabull

FAJAR.CO.ID, LOTIM  – Kasus menggemparkan terjadi Lombok Timur, NTB. Seorang pria inisial SPR, menggauli ibu kandungnya sendiri, NRH. Bayi dari hasil hubungan gelap dibuang di pantai dan ditemukan warga.

Perkara ini sedang ditangani Polres Lotim. SPR  sudah ditangkap dan ditahan di Mapolres Lotim.    

Sedangkan ibu kandungnya, NRH, warga Gegerung,  Dusun Cemperoan, Pringgabaya, masih dirawat di puskesmas karena kesehatanya belum normal paska melahirkan. Kasus ini pun ditangani sepenuhnya oleh unit PPA Polres setempat.    

Kasus pembuangan bayi ini terbongkar berawal ditemukannya  bayi perempuan oleh salah seorang warga. Bayi malang tersebut ditemukan di bawah pohon pisang dekat Pantai Duduk   

Diduga bayi itu dibuang tak lama setelah dilahirkan. Warga yang menemukan langsung membawa bayi itu pulang.        

Selanjutnya kasus ini dilaporkan ke Polsek Pringgabaya. Kasus pembuangan bayi akhirnya terbongkar. Ternyata  pelakunya adalah  anak dan ibu kandungnya sendiri   

Setelah dipastikan, pelaku SPR pun ditangkap ditahan polisi.Tak lama kemudian, yang bersangkutan penahanannya dilimpahkan ke Polres Lotim guna pemeriksaan lebih lanjut  

Kini kasusnya masih dalam pemeriksaan intensif di PPA Polres Lotim. Tidak hanya SP R, petugas juga akan memproses ibu kandungnya untuk dimintai pertanggung jawabannya terkait kasus ini.

Kanit PPA Polres Lotim, Aiptu I Nyoman Samba, menjelaskan, setelah SPR  ditahan, Polsek setempat kemudian melimpahkannya ke Polres Lotim. “Sudah dilimpahkan  ke sini. Anaknya diamankan, sementara  ibunya dirawat di Puskesmas, ” terang Samba.    

Kasus ini dalam pengembangan pihak kepolisian. Namun status pelaku masih belum ditetapkan sebagai tersangka.

Pihaknya pun kini sedang mendalami keterangan pelaku, untuk mengetahui seperti apa  modus perbuatan bejat pelaku ini. Apakah perbuatannya dilakukan karena suka sama suka, ataukah karena paksaan. (lie/lal)

loading...
Click to comment
To Top