KPK Minta Bantuan PPATK Telusuri Transaksi Keuangan Nurhadi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

KPK Minta Bantuan PPATK Telusuri Transaksi Keuangan Nurhadi

kpk

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diketahui telah meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menelusuri transaksi keuangan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi.

Ketua PPATK M Yusuf mengatakan, permintaan tersebut telah dipenuhi dan pihaknya telah mengirimkan hasil temuannya terkait Nurhadi ke komisi antirasuah.

“Kemarin KPK tangkap Edy Nasution. Ada permintaan dari KPK dan kita sudah penuhi,” kata Yusuf usai menghadiri acara peluncuran buku Kompleksitas Perkembangan Tindak Pidana dan Kebijakan Kriminal di gedung Lemhannas, Jakarta, Sabtu (28/5).

Namun, Yusuf enggan membeberkan hasil temuan mengenai transaksi keuangan Nurhadi tersebut. Menurut dia, hal itu sudah menjadi kewenangan KPK.

Yusuf menuturkan, sebelumnya PPATK juga pernah menemukan transaksi keuangan mencurigakan di rekening istri Nurhadi pada 2010 lalu. Temuan itu lantas diserahkan ke kejaksaan.

“Nah progresnya itu kita belum pernah terima dari kejaksaan,” kata Yusuf.

KPK mulai mengendus dugaan keterlibatan Nurhadi tak lama setelah menangkap Panitera/Sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada April lalu.

Edy ditangkap usai menerima suap sebesar Rp 50 juta dari swasta perantara suap Dody Ariyanto Supeno terkait pengajuan Peninjauan Kembali (PK) perkara perdata Lippo Group.

Setelah itu, KPK mencegah Nurhadi ke luar negeri untuk enam bulan ke depan. ‎‎Selain itu, KPK juga menggeledah rumah mewah Nurhadi di Jalan Hang Lekir Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Dari situ, KPK menyita uang sebesar Rp 1,7 miliar. Bahkan, KPK menduga uang-uang tersebut ada kaitannya dengan perkara yang ditangani Nurhadi selaku sekretaris MA. (put/jpg)

loading...
Click to comment
To Top