Prof Muladi: Kasus di MA Kebobrokannya Sangan Memprihatinkan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Prof Muladi: Kasus di MA Kebobrokannya Sangan Memprihatinkan

Prof Muladi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Guru Besar Hukum Universitas Diponegoro Profesor Muladi menilai kondisi penegakkan hukum di Indonesia saat ini sangat menyedihkan. Puncaknya, terdapat banyak kasus korupsi yang melibatkan penegak hukum di lembaga peradilan.

Menteri Hukum dan HAM era Presiden Soeharto itu mengatakan, kondisi tersebut disebabkan karena undang-undang yang ada sudah ketinggalan zaman. Bukan itu saja, infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM)  harus terus diperbaiki.

“Anda lihat kasus di MA, kebobrokannya itu sangat memprihatinkan. Kualitas SDM  itu menyangkut mental maupun intelektual,” kata Muladi dalam acara peluncuran bukunya ‘Kompleksitas Perkembangan Tindak Pidana dan Kebijakan Kriminal di gedung Lemhannas, Sabtu (28/5).

Mantan gubernur Lemhannas itu mengatakan, persoalan hukum di Indonesia tak lepas dari persoalan SDM-nya. Di antaranya, intelektualitas yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dan banyak melakukan penyimpangan.

“Akibatnya kejahatan-kejahatan yang besar, korupsi, narkoba, terorisme, kejahatan seksual itu harus ditangani lebih represif tapi juga preventif,” kata dia.

Selain itu, diperlukan komando terpadu untuk peningkatan SDM dan penguatan sejumlah sistem untuk mengatasi persoalan penegakkan hukum tersebut. Muladi menyebutkan kepolisian, kejaksaan, pengadilan, serta lembaga seperti KPK dan BNN harus terlibat.
“Harus diperlukan komandan kordinasi yang baik,” pungkasnya.

Acara peluncuran buku ini juga turut dihadiri Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Gubernur Lemhanas Letnan Jenderal (Purn) Agus Widjojo, Jaksa Agung Muda Pengawasan Widyo Pramono, dan Rektor Universitas Dipenegoro Yos Johan Utama.

Selain itu hadir pula Prof Romli Atmasasmita, Harkristuti Harkrisnowo, Chaerul Huda, serta pakar hukum pidana lainnya. (put/jpg)‎

loading...
Click to comment
To Top