Hubungan Badan Ibu dan Anak, Berkali-kali Mencoba Aborsi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Hubungan Badan Ibu dan Anak, Berkali-kali Mencoba Aborsi

FAJAR.CO.ID, LOMBOK – Belenggu Nafsu yang membawa petaka. Petaka yang menggegerkan warga di Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara barat (NTB). Kisah Cinya terlarang yang menjijikan dari seorang anak dan ibu kandungnya, kini harus dibawah ke rana Hukum.

SPR (20) telah sekian lama melakukan hubungan badan dengan ibu kandungnya (NHR), hingga menghasilkan seorang Bayi,  Bahkan untuk menutupi Aib keduanya, mereka sepakata membuang Bayi dari hasil hubungan gelap itu di pantai. Bayi tersebut, diselamatkan oleh warga setempat.

Di depan penyidik, SPR mengaku pertama kali berhubungan badan dengan ibu kandungannya saat dia sedang mabuk usai mengkonsumsi minuman keras (miras). SPR menemui ibunya dan mengajak berhubungan badan. Anehnya, NHR juga tidak menolak.

Setelah kejadian itu, NHR yang baru menikah dengan suami keduanya, Syam pada tahun 2014 lalu, ketagihan berhubungan intimengan anaknya sendiri.

Setiap kali SPR mengajak berhubungan badan, ibu kandungannya tidak pernah menolak. “Suka sama suka, tidak ada paksaan,” aku SPR, seperti dikutip dari Radar Lombok (Jawapos Group), Sabtu (28/5/2016).

Hasil hubungan ini pun membuat NRH hamil. Ibu dan anak ini berulangkali berusaha mengugurkan janin yang ada di rahim NHR, tetapi selalu gagal.

Meski gagal menggugurkan kandungan dan perut NHR semakin membesar, SPR tetap saja menggauli ibunya kandungannya.

Empat bulan lalu, NHR pindah ke rumah saudaranya di Dasan Poto. Di tempat itulah, NHR melahirkan bayi perempuan pada Selasa lalu (24/5).

Agar tidak diketahui warga, bayi yang baru lahir itu dibuang di bawah pohon pisang di kawasan Pantai Duduk. Pembuangan bayi tak berdosa itu merupakan inisiatif SPR dan NHR.

“Kemauan saya dan mama untuk buang bayi itu supaya tidak diketahui warga,” tutur SPR

Ulah SPR dan NHR akhirnya terbongkar, setelah salah seorang warga mengenali sarung yang dipakai untuk membalut bayi. Sarung itu merupakan milik NHR.

Perbuatan mereka sempat membuat amarah warga setempat memuncak. Bahkan pelaku nyaris dihakimi masa karena kesal. Beruntung aparat kepolisian sigap mengamankan pelaku.

 Pelaku pun kini ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara sang ibu saat ini masih dirawat di puskesmas karena kondisinya belum normal paska melahirkan.

Sementara anak hasil hubungan gelap ibu dan anak ini dirawat warga setempat. Sampai saat ini, kondisi bayi tersebut tetap sehat, meski sempat kedinginan saat dibuang di pantai (one/pjk1/fajar)

To Top