Ini Begal di Makassar yang Meresahkan Warga, Bawa Samurai dan Anak Panah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Ini Begal di Makassar yang Meresahkan Warga, Bawa Samurai dan Anak Panah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Sebanyak delapan anak baru gede (ABG) diciduk aparat Polsek Rappocini. Mereka diamankan dari sebuah perkampungan kumuh di Jalan Hertasning Baru. Delapan remaja yang diduga kawanan begal ini diringkus Tim Reskrim Polsek Rappocini dalam sebuah operasi, Minggu dinihari (29/5) pukul 02.15 Wita.

Sebelumnya, polisi sempat terlibat kejar-kejaran dengan para pelaku. Bahkan kelompok remaja tersebut sempat melakukan perlawanan. 

Bermula ketika salah seorang anggota Resmob Unit Reskrim Polsek Rappocini, Bripka Umar Zulkarnaen terlibat aksi kejar-kejaran dengan kawanan begal yang berboncengan motor membawa senjata samurai, parang dan busur. 

Saat dikejar, salah seorang diantaranya langsung menghunus samurainya. Namun Umar tidak kendor. Ia berusaha mencoba menghentikan pelaku dengan cara persuasif. 

”Saya mencoba mengejarnya karena melihat gelagatnya yang mencurigakan. Saat coba dihentikan, salah satu dari mereka menghunus samurai. Setelah mengetahui saya polisi, mereka langsung tancap gas,” ujar Bripka Umar Zulkarnaen. 

Ternyata, saat itu ada beberapa rekan lain pelaku yang juga tengah berkendara. Saat pengejaran dilakukan polisi, sebagian diantaranya langsung kabur mengarah ke Jalan AP Petta Rani. Sementara sebagian lainnya masuk ke dalam lahan yang dijadikan perkampungan kumuh. 

Dantim Resmob Unit Reskrim Polsek Rappocini, Aiptu Budisman Nur yang ikut melakukan pengejaran, akhirnya berhasil mengamankan delapan ABG. Saat diinterogasi di lokasi penggerebekan, salah seorang mengaku kabur dari kejaran petugas dan mengenali rekannya yang bersenjata samurai tersebut. Diduga kuat, mereka yang diamankan merupakan komplotan begal yang selama ini meresahkan warga Kota Makassar.

“Di rumah yang dijadikan markas, ada sekitar puluhan anak di bawah umur berkumpul. Ada juga bekas obat daftar G yang terbungkus saset, tapi sudah hancur bercampur tanah. Selain itu ditemukan beberapa kaleng lem fox yang kerap diisap para pelaku sebelum beraksi. Kami hanya menyita sejumlah anak panah milik salah seorang ABG yang diamankan,” jelas Aiptu Budisman Nur.

IMG-20160529-WA0009

Mereka yang diamankan masing-masing Sur (17) warga Jalan Hertasning Baru, Dim (17), warga belakang pasar Jalan Hertasning Baru, MF (14) warga Jalan Sultan Alauddin 1, Yusri (20) warga Jalan Hertasning Baru, Alf (15) warga belakangan pasar Jalan Hertasning Baru, Rk (15) warga Jalan Hertasning Baru, Ris (14) dan Risal (18), keduanya warga jalan Hertasning Baru.

Selain mengamankan delapan ABG itu, petugas juga menyita sejumlah anak panah dan sebilah badik yang ditemukan di salah satu rumah saat dilakukan penggeledahan di lokasi tempat mereka mangkal.
Kapolsek Rappocini, Kompol Muari membenarkan penangkapan ke delapan remaja tersebut.

”Salah seorang anggota Resmob Unit Reskrim, Bripka Umar Zulkarnaen sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan kawanan begal yang berboncengan motor bersenjata samurai, parang dan busur. Saat itu mereka diminta secara persuasif untuk berhenti. Tapi malah menghunuskan samurai terhadap anggota kami. Anggota terus melakukan tindakan persuasif,” terang Muari.

Kapolsek memperkirakan, jumlah komplotan ini mencapai puluhan orang. Identitas mereka telah dikantongi. Polisi masih melakukan pengejaran. (ish/rus/Bkm/Fajar)

Click to comment
To Top