Polda Papua Ungkap Fakta Baru soal KNPB – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Polda Papua Ungkap Fakta Baru soal KNPB

TOLAK KNPB-Sejumlah kelompok masyarakat di Kabupaten Keerom melakukan aksi demo penolakan terhadap KNPB di lapangan apel kantor Bupati Keerom, Senin (30/5). 
BAKAR BENDERA -Kelompok masyarakat yang menolak keberadaan KNPB di Kabupaten Keerom membakar bendera bintang kejora dan atribut KNPB dalam aksi demo yang digelar di lapangan apel kantor Bupati Keerom, Senin (30/5).

TOLAK KNPB-Sejumlah kelompok masyarakat di Kabupaten Keerom melakukan aksi demo penolakan terhadap KNPB di lapangan apel kantor Bupati Keerom, Senin (30/5).
BAKAR BENDERA -Kelompok masyarakat yang menolak keberadaan KNPB di Kabupaten Keerom membakar bendera bintang kejora dan atribut KNPB dalam aksi demo yang digelar di lapangan apel kantor Bupati Keerom, Senin (30/5).

FAJAR.CO.ID, JAYAPURA – Polda Papua tak berdiam diri saat Komite Nasional Papua Barat (KNPB) mengklaim telah diterima dalam pertemuan Negara-negara MSG di Papua New Guinea beberapa waktu yang lalu. Setelah melakukan klarifikasi, Polda menemukan fakta bahwa KNPB telah melakukan pembohongan publik.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Patrige mengatakan, informasi yang disebarkan KNPB tidak sesuai dengan fakta yang ada. Sebab dari hasil klarifikasi yang dilakukan tidak semua negara-negara anggota MSG setuju dan bahkan dalam pertemuan itu tidak ada pembahasan tentang Papua.

Info lainnya yang disebarkan oleh KNPB yang menyebutkan adanya rencana pertemuan negara-negara MSG di PNG, Selasa (31/5) hari ini yang membahas agenda memasukan West Papua yang diwakili ULMWP kedalam MSG juga tidak benar. “Setelah kami melakukan klarifikasi, yang ada adalah rencana pertemuan African, Caribbean and Pasific Gorup of Stattes atau KTT ACP yang diikuti 79 negara,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos.

Patrige mengatakan, dalam situs resmi ACP diketahui bahwa negara PNG sebagai penyelenggara KTT ke 8 ACP yang akan dimulai dari tanggal 30 Mei 2016 s/d 1 Juni 2016. Dalam situs tersebut juga disebutkan bahwa KTT ke 8 ACP hanya membahas masalah perkembangan internasional utama baru-baru ini termasuk agenda 2030 dan tujuan pembangunan berkelanjutan, isu migrasi, perubahan iklim dan perang melawan terorisme.

“Jadi faktanya di situs resmi ACP tidak disebutkan agenda membahas masalah isu West Papua yang dibawa oleh ULMWP,” tegas Patrige.

Fakta lainnya menurut Patrige yaitu Sekjen ULMWP Oktavianus Motte telah ditangkap oleh pemerintah PNG dan telah dideportasi dari PNG. Untuk Benny Wenda yang selama ini disebut-sebut sebagai juru bicara ULMWP, Patrige mengatakan sudah beberapa kali ditolak masuk ke PNG.

Dengan adanya fakta-fakta tersebut, maka tujuan KNPB untuk menggelar aksi demo mendukung ULMWP di PNG menurut Patrige, merupakan pembohongan publik. KNPB menurutnya berusaha meyakinkan bahwa ULMWP akan diterima oleh negara-negara MSG dan hari ini ada pertemuan Negara-negara MSG yang akan memasukan West Papua menjadi anggota tetap MSG.

“Delegasi ULMWP secara jelas telah ditolak mentah-mentah untuk masuk di negara PNG dan tidak mungkin ULMWP akan masuk untuk memperjuangkan West Papua menjadi anggota tetap MSG,” tambahnya. (jo/nat/adk/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top