Dosen Bantah Cabuli Siswi Magang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Dosen Bantah Cabuli Siswi Magang

FAJAR.CO.ID, PONTIANAK – Kasus dugaan pelecehan seksual oleh salah satu dosen di Pontianak, Kalimantan Barat berinisial DP, berbuntut panjang. Setelah mengadu, korban berinisial F (16), Siswi SMK, siap melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Korban mengaku mendapat perlakukan pelecehan seksual oleh DP di lembaga pendidikan pelaku. Lembaga tersebut bernama PE Pontianak. Saat itu, F tengah magang di sana. Mengenai tuduhan tersebut, DP membantahnya. Bantahan itu disampaikan tim pengacaranya ketika menggelar jumpa pers di lobby Hotel Gajahmada Pontianak, Selasa (31/5).

Juru bicara tim pengacara Dian Patria, Zalmi Yulis mengatakan, pemberitaan di media kurang sesuai dengan penuturan kliennya. “Berita-berita di koran itu kurang benar kesimpulannya. Tidak sesuai dengan yang diceritakan klien kepada kuasa hukum,” kata Zalmi kepada Rakyat Kalbar (Fajar Group).

Zalmi menegaskan, sistem hukum di Indonesia menganut asas praduga tak bersalah. Asas ini berlaku bagi semua pihak yang terlibat hukum. “Kita jangan cepat-cepat memvonis tersangka, dalam proses hukum,” katanya.

“Kita tunggu hasil penyelidikan dan penyidikan pihak kepolisian. Soal memutuskan salah benar itu ranahnya pengadilan,” sambung Zalmi.

Apakah tudingan itu akan dibalas dengan menyeret siswa SMK Negeri berinisial F ke ranah hukum? Zalmi mengatakan, tergantung kliennya selaku teradu di Mapolresta Pontianak.

“Saya tidak bisa mendahului teradu. Seberapa jiwa besar klien saya menerima kondisi ini. Apakah akan memaafkan atau mau melanjutkan, jika ditemukan ada kekeliruan dari pihak pengadu atau teman-temannya,” papar Zalmi.

Dikatakannya, kasus ini melibatkan berbagai pihak, termasuk institusi yang tidak kecil. Belum lagi nama baik berbagai pihak  yang tidak sedikit pula. Penanganan kasus ini mesti dilakukan dengan sangat hati-hati.

Seperti apa respon DP menyikapi masalah ini? Zalmi mengatakan, ada dua hal yang saat ini menjadi perhatian tim pengacara. Pertama, mengenai langkah hukum lebih lanjut yang ingin dilakukan kliennya. “Hal ini berkaitan dengan nama baik kliennya,” katanya.

Kedua, tindakan yang sedang dilakukan tim pengacara kliennya. “Kami sedang musyawarah. Kami sedang bangun konstruksi hukum,” tegas Zalmi. Zalmi dan timnya berupaya secepatnya mengambil langkah hukum untuk membela kliennya. “Semua orang sama di mata hukum. Tapi jangan merekayasa,” tegasnya.

Pengacara yang memiliki kantor di Jalan Rajawali ini menyebutkan, adanya kemungkinan timnya melakukan tuntutan balik atas pengaduan F. “Kami akan segera mengambil langkah hukum yang sesuai,” ujarnya seraya berlalu. (rk/yuz/JPG)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top