Dua Terdakwa Korupsi UP Diganjar 18 Bulan Penjara – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Dua Terdakwa Korupsi UP Diganjar 18 Bulan Penjara

Pengadilan

FAJAR.CO.ID, KENDARI – Dua terdakwa penyelewengan uang persediaan (UP) di Lingkup Sekretariat Daerah Kota Bau-bau Tahun 2008-2011 dihukum 18 Bulan penjara. Mereka adalah Bendahara pengeluaran, Mbaria dan Ahmad Zakir Sekda Buton Selatan (Busel).

Dalam sidang dipengadilan Tipikor Kendari, Kamis (2/6), keduanya juga turut di hukum untuk membayar denda uang sebesar Rp 50 juta subsider 1 bulan penjara.” Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan, secara bersama-sama melakukan penyalagunaan kewenangan sarana dan prasarana, sehingga menguntungkan diri sendiri atau suatu Korporasi,” ucap Jaksa Ansiga S.H di hadapan Majelis Andriwahyudi.

Kedua terdawa tebukti melakukan peminjaman uang negara, tanpa melakukan mekanisme pencairan dana melalui SPP dan SPM, sehingga terjadi pencairan dana di Sekretariat Baubau pada Tahun 2008-2011. Pencairan dana tersebut menyebabkan terjadinya kerugian negara, lebih dari Rp 431 juta.

Anggapan Jaksa membenarkan kedua terdakwa telah memenuhi unsur dakwaan Subsider. Atas tuntutan Jaksa, Pengacara keduanya yakni Hardiman, S.H., dan Suiki, S.H., langsung mengajukan Pembelaan (Pleidoi) secara lisan untuk Ahmad Zakir. Ia meminta kepada Majelis agar hukumannya dapat diringankan.

Alasan pertama, saat ini yang bersangkutan masih menjabat sebagai Sekda Buton Selatan (Busel). Alasan kedua, Ahmada Zakir masih memiliki tanggungan anak sitrinya. “Kami meminta kepada Majelis untuk mempertimbangkan hukuman Terdakwa yang Mulia,” ujar dua pengacaranya itu. (Adwin Barakati)

loading...
Click to comment
To Top