Lah, Kasir Pijat Plus Dijerat, Tapi Kok Pemilik Malah Bebas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Lah, Kasir Pijat Plus Dijerat, Tapi Kok Pemilik Malah Bebas

Panti Pijat

FAJAR.CO.ID, DENPASAR – Ada apa dengan polisi? Begitulah pertanyaan yang diajukan kasir pijat plus-plus AA Ngurah Wirama Widia, 60, di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali. Radar Bali (Fajar Group) Kamis (2/6) melaporkan, Wirama kini duduk sebagai terdakwa atas tuduhan kasus asusila dan mempekerjakan anak di bawah umur.

Namun aneh bagi Wirama karena dia juga hanyalah sebagai pekerja. Menurutnya, ada orang yang lebih bertanggung jawab atas panti pijat tersebut. 

Siapa dia? Yang dimaksud Wirama adalah pemilik panti pijat bernama Silviana. Panti pijat plus-pus yang beroperasi di Jalan Pulau Moyo No 92 Pedungan, Denpasar Selatan.

Polda Bali sendiri berjanji akan segera menelusuri penanganan kasus ini. 

Ditemui langsung di ruang kerjanya, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hery Wiyanto mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum yang menggrebek panti pijat dan mengamankan Wirama pada 15 Maret 2016 silam.

“Akan segera dikoordinasikan dengan pijak penyidik,” ucapnya.

Dalam kasus asusila ini, justru yang terungkap ada permainan mata antara oknum polisi dan sang owner agar kasus ini berhenti di level kasir. “Kalau tak salah sudah dua kali ada pertemuan antara oknum polisi dan sang owner,” ujar sumber Radar Bali yang enggan namanya dipublikasikan. 

Kasus panti pijat plus plus dengan terdakwa AA Ngurah Wirama Widia masih berproses di PN Denpasar. Agendanya baru pemeriksaan saksi dan sidang digelar tertutup karena menyangkut kasus asusila. (ken/mus)

loading...
Click to comment
To Top