Wisata Halal Berharap Dukungan The Spirit Of Jabar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Budaya & Pariwisata

Wisata Halal Berharap Dukungan The Spirit Of Jabar

menpar
JAKARTA-Tingginya pergerakan wisatawan yang beragama musilm, membuat Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mensosiasliasikan strategi kerjasama pemasaran wisata halal. Kini giliran Bandung, Provinsi Jawa Barat disambangi oleh kementerian di bawah komando Arief Yahya itu.

Anggota Tim Pecepatan Wisata Halal Taufan Rahmadi meminta kepada Jawa Barat (Jabar) untuk meningkatkan pengkondisian wisata halal di Jabar. ” Kami berharap dukungan The Spirit Of Jabar untuk melaksanakan wisata halal, karena Lombok saja bisa, apalagi wilayah sebesar Jabar dan se-keren Bandung,”ujar Taufan saat menjadi pembicara di perhelatan sosialisasi strategi kerjasama pemasaran wisata halal, di Hotel Golden Flower, Bandung 2 Juni hingga 4 Juni 2016.

Pria yang juga  Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB itu meminta semua pihak terutama pihak-pihak terkait di Pariwisata untuk melakukan hal yanng sangat inti di Pariwisata saat ini.   ” Sesuai arahan pak Menteri Arief Yahya harus Solid, speed, dan smart, begitu juga dalam mengembangkan wisata halal,”ujar pria berkacamata itu.

Lebih lanjut taufan mengatakan, Solid itu adalah kompaknya  Indonesia incoparated, common enemy-nya, dan ada istilah Sun Tzu. ”Kenali musuhmu, kenali dirimu dan memenangkan peperangan. Kita harus terus bersaing dengan siapapun di wisata halal ini, termasuk juga dari musuh bebuyutan kita, Malaysia,”katanya.

Cara mengembangkan wisata halal bukan hanya sekadar memasang arah kiblat di sebuah Hotel, namun pria yang enerjik itu meminta kepada Bandung dan Jabar harus mengelola wisata halal dengan cara harus go digital, pentahelix yakni kekompakan dengan tim daerah dan tim nasional-nya dan yang terakhir harus punya endorser yaknin publik figure ataupun pimpinan daerah bahkan pimpinan bangsa ini.

” Itu yang membuat Lombok jawara Wisata Halal dan kini dikenal dunia,”katanya. Asisten Deputi (Asdep) Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Watie Moerany meminta kepada semua daerah untuk terus menciptakan wisata halal dan menjaga wisata halal di tanah air. Maka dari itu, Watie terus konsisten dan berusaha melakukan sosialisasi dari kota ke kota. ” Seteleh Bandung rencananya akan ada kota lain lagi, karena pak Menteri juga menginginkan daerah lain juga mengembangkan wisata halal, kami harap semua daerah yang sudah disosialisasikan dilaksanakan dengan baik dengan cara solid, speed dan smart sesuai arahan pak Menteri,”kata wanita berhijab itu.

Di Bandung merupakan sosialisasi ke-5 yang dilaksanakan oleh Kemenpar. Yang pertama digelar di  DKI Jakarta pada tanggal 10  hingga 12 Mei 2016, Aceh 18 hingga 20 Mei 2016, Padang 23 hingga 25 Mei 2016, di Makassar 30  Mei hingga 1 Juni 2016 dan saat ini masih dilaksanakan adalah di Bandung 2 hingga 4 juni 2016.

Seperti diketahui, pergerakan wisatawan muslim di Indonesia sangat tinggi.  Untuk Wisnus di perjalanan tahun 2015 terjadi 255 juta perjalanan dan pengeluaran total Rp 203.61 Triliun. Wisata halal merupakan terobosan terhadap segmentasi pariwisata yang prospeknya sangat menjanjikan. Indonesia merupakan negara peringkat ke 30 di dunia dengan pemeluk agama Islam terbanyak, yaitu 87,18%.

Menurut data Kemenpar, pengeluaran Wisatawan Muslim Nusantara pada tahun 2011
Rp 160, 3 Triliun, tahun 2015 Rp 179,2 Triliun. Pada tahun  2011 sampai dengan 2015 mengalami kenaikan sebesar 7% untuk rata-rata pertumbuhan capaian. Sedangkan pada tahun 2015 sampai dengan 2019 mengalami kenaikan sebesar 5% untuk rata-rata pertumbuhan target.

Watie menambahkan, bahwa profil pasar muslim Indonesia antara lain adalah, Muslim era baru sebanyak 16 %, muslim  konservatif  sebanyak 3 %, muslim liberal 12 %, muslim yang aktif  56 %, muslim yang hanya menjalankan ibadah 13 %.(*)

loading...
Click to comment
To Top