DARI REDAKSI: Maafkanlah Kami… – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

DARI REDAKSI: Maafkanlah Kami…

kantor fajar jakarta

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan dan shalat pada malamnya karena iman dan mengharapkan pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni.” (HR. Bukhari No. 1901 dan Muslim No. 759).

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarkatuh.

SEGALA puji hanya kepada Allah swt. Hendaknya setiap orang memanfaatkan bulan ini dengan amalan-amalan sholeh, dan meninggalkan segala perbuatan buruk, dengan tobat nashuhah.

Manfaatkanlah, karena ini bulan penuh rahmat dan maghfirah. Allah membuka pintu maaf dan ampunan kepada para hamba-hamba-Nya, meskipun dosanya bagaikan buih di tengah lautan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

Kami redaksi FAJAR juga berbenah. Mulai dari konten, tampilan. Hingga saat ini kami terus berinovasi dan melakukan perbaikan, tidak hanya pada setiap berita yang diterbitkan, tapi juga pada akhlak redaktur dan karyawan FAJAR.co.id sehingga menjadikan mereka pribadi-pribadi paripurna, sebagaimana tugas penciptaan mereka di muka bumi, yaitu menyembah Allah swt semata dan tidak menyekutukan-Nya.

Hal ini penting, karena pembawa berita adalah salah satu tugas mulia, yang tidak semestinya datang dari seorang pembohong. Atau memiliki akhlak yang buruk.

Jika anda mengamati ulama hadits, baik itu hadits tentang sejarah, maupun mu’amalah, maka ada tingkatannya, ada hadits shahih (kuat), hasan (baik), daif (lemah), atau maudu (palsu) dan berbagai istilah lainnya, maka ini adalah strata yang diberikan ulama hadits kepada kabar yang sampai kepada mereka.

Pembawa kabar itu diteliti, bukan hanya pada akhlaknya, tapi juga pada hafalannya. Jika akhlaknya buruk, maka hadits yang diucapkan berstatus lemah (daif), jika hafalannya lemah, maka status haditsnya juga lemah. Begitu seterusnya. Juga diteliti tentang matan atau isi kabar tersebut.

Adapun jurnalis, maka dituntut bukan hanya kecerdasan dan keuletan semata, tapi juga memiliki akhlak mulia. Karena Allah swt berfirman tentang banyak perkara yang berkaitan dengan pembawa kabar atau jurnalis dalam bahasa modern dewasa ini. Misalkan, Allah swt berfirman dalam Al-Quran surat Al-Hujurat:

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepada kalian orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kalian tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya, yang menyebabkan kalian menyesal atas perbuatan kalian itu.” (QS. Al-Hujurat, 49: 6).

Bahkan Allah swt bersumpah dengan pena dan apa yang mereka tulis. Dan judul suratnya adalah ‘Pena’ di dalam Al-Quran yang mulia.

Kami berbenah secara perlahan, dan kami tidak bersaing dengan siapa pun. Karena berbondong-bondong bersaing untuk menggapai dunia, serta berupaya meraih pujian dari makhluk adalah perkara yang sangat dilarang oleh Allah swt dan Rasul-Nya.

Persaingan hanyalah akan menciptakan kebencian, terutama bagi mereka yang senang melihat orang lain susah. Dan susah melihat orang lain senang. Tapi kami berusaha menjadi yang terbaik, Insya Allah.

Kami berusaha menemukan jati diri kami, sebagaimana nama yang kami pikul, yaitu FAJAR. ‘Tidak ada FAJAR dari barat.’ Kamilah FAJAR dari timur, yang Insya Allah akan menerangi hingga ke ufuk barat.

Kami telah menyediakan berbagai konten Islami, yang anda bisa ikuti pada rubrik Samudera Ilmu, dan sebuah blog (catatan.fajar.co.id).

Jika kami salah atau keliru, tegurlah kami. Berilah nasehat kepada kami. Dan di bulan yang mulia ini, kami juga memohon ampun kepada Allah swt, dan meminta maaf jika ada pemberitaan yang salah, yang menyakitkan siapa saja, atau ada yang merasa terganggu. Sesungguhnya memberi maaf itu lebih utama. Marhaban ya Ramadhan…..

Abdullah Taufik K. Namakule/Pemred

loading...
Click to comment
To Top