Pak Bupati.. Ini Keluhan dari Orang Tua Siswa di SMA 1 Pinrang, Ada Pungutan! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Pak Bupati.. Ini Keluhan dari Orang Tua Siswa di SMA 1 Pinrang, Ada Pungutan!

FAJAR.CO.ID, PINRANG – Sejumlah orang tua siswa mengeluhkan pembayaran masuk siswa baru di SMA Negeri 1 Pinrang. Setiap siswa baru di tiap tahun ajaran masih dikenakan pungutan atau pembayaran dengan nilai nominal yang cukup besar.

Inilah yang dikeluhankan sejumlah orang tua siswa yang hendak menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut.

 “Meski anak kami pintar dan sudah dinyatakan lulus tes, kami terpaksa menimbang untuk memasukkan di sekolah itu. Bagi orang berduit, nilai satu jutaan mungkin kecil, tetapi bagi orang seperti kami, itu sudah lumayan besar dan memberatkan,” keluh salah satu orang tua siswa yang meminta namanya tak dimediakan.

Hal senada juga diungkapkan orang tua siswa lainnya. Malahan menurut mereka, jika sudah kenyataannya harus seperti ini dan pihak pemerintah daerah merestui serta tidak mau tahu, alangkah baiknya jika diumumkan saja sekolah sekolah favorit di Pinrang hasnya diperuntukkan bagi orang mampu saja.

Menanggapi permasalahan ini, Kepala SMA Negeri 1 Pinrang yang coba dikonfirmasi, belum bisa memberikan keterangannya karena sakit. Dikonfirmasi melalui Wakasek Kesiswaan, Syukri, pihak sekolah tersebut tidak menampik adanya pembayaran tersebut.

“Pembayarannya tidak sampai Rp1 juta,  tetapi sebesar Rp950 ribu dengan rincian uang seragam dan perlengkapan lainnya senilai Rp600 ribu, sementara sisanya yang senilai Rp350 ribu, peruntukkannya untuk uang bangku,” jelas Syukri.

Ditanya mengenai uang bangku yang juga dipungut kepada siswa baru di tahun ajaran sebelumnya, Syukri juga membenarkan hal itu dengan alasan bangku yang dibeli tahun lalu sudah banyak yang rusak.

“Selain rusak, kami juga memiliki tambahan tiga ruang kelas baru (RKB) yang memerlukan mobiler seperti bangku dan meja baru bisa ditempati, sementara kami belum mendapatkan bantuan pengadaan mobiler,” ungkapnya.

Syukri mengatakan, pembayaran sebesar di atas, sudah dilaporkan dan mendapat restu dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pinrang.

Olehnya itu, tambah Syukri, dengan adanya tiga RKB baru serta anggaran bangku dan meja dari pembayaran tersebut, tahun ini pihaknya bisa menerima jumlah siswa baru sebanyak 600 orang dengan jumlah 14 kelas, dimana awalnya hanya 11 kelas dengan jumlah siswa 363 orang.

Mengenai nasib siswa baru yang tidak mampu membayar, Syukri menegaskan, pihaknya memberi kemudahan dengan bisa diangsur. Malahan kalau terbukti betul tidak mampu, siswa tersebut akan dibebaskan atau digratiskan dari pembayaran sebesar Rp950 ribu. (Junae/Pjksulsel/fajar))

loading...
Click to comment
To Top