Ibu Rumah Tangga Jadi Pengecer, Ayah dan Anak Kompak Jualan Sabu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Ibu Rumah Tangga Jadi Pengecer, Ayah dan Anak Kompak Jualan Sabu

FAJAR.CO.ID, BANJARMASIN – Ayah dan anak kompak berjualan sabu. Muhammad Husni alias Ceking dan anaknya, Saipullah alias Ulak Ipul, ditangkap polisi karena terbukti memasok barang haram ke pengecer di Banjarmasin Utara, Kalimantan Selatan.

Selain mereka, polisi menangkap Asnah dan Maisyaroh, dua ibu rumah tangga yang ikut berjualan sabu. Mereka ditangkap di tempat berbeda tanpa perlawanan.

Dilansir Radar Banjarmasin (Fajar Group), pengungkapan berawal saat anggota Buser Polsekta Banjarmasin Utara, menangkap Maisyarah dengan barang bukti 1 paket sabu. Ternyata barang itu diambil dari Asnah. Polisi membekuk Asnah dan menyita satu paket sabu.

Tidak cukup di situ, polisi melakukan pengembangan. Asnah berkicau bahwa dia mengambil sabu dari tangan Ulak Ipul. Anggota kemudian memancing Ipul memesan sabu dan siap mengantarkannya.

Namun disaat itu,  bukan Ipul yang mengantarnya ke rumah Asnah, melainkan M Husni, putra kedua Ipul. Tak Pelak Ipul juga tertangkap dan dia mengaku bahwa sabu itu miliknya dan tugasnya hanya mengantarkan.

Di hadapan petugas Maisyarah mengaku baru kali pertama menjual sabu pesanan temannya. Dari satu paketan kecil Rp 150 dia mendapat upah Rp50 ribu. “Saya tahu Asna, jual sabu karena mantan suaminya sebelum tertangkap menjadi penjualnya,” ungkap Maisyarah.

Sementara Ulak Ipul mengakui sabu dari tangan Asnah dan Maisyarah adalah barangnya. Dia mengaku kenal Asnah karena sering mengambil barang dan dekat dengan anaknya, Husni.

Kapolsekta Banjarmasin Utara AKP Andik mengatakan, sebelum penangkapan didapat informasi adanya aktifitas penjualan narkoba di Jalan Kuin Selatan. Hasil penyelidikan ditangkap tiga pelaku.

“Tersangka sempat membuang barang bukti sabu yang dibungkus kertas rokok. Kami berhasil mengungkap dalam satu malam pengedar ayah dan anak itu,” jelas Sunarto. (lan/yuz/JPG)

loading...
Click to comment
To Top