Innalillahi…. Wanita Ini Tewas Dibunuh Kekasihnya, Pisau Tembus Kantong Rahim – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Innalillahi…. Wanita Ini Tewas Dibunuh Kekasihnya, Pisau Tembus Kantong Rahim

pembunuhan2

FAJAR.CO.ID, AMBON—Wifi alias Yanti, tewas ditusuk kekasihnya sendiri, La Usman. Wanita malang berusia 23 tahun ini tewas setelah pisau sangkur dengan panjang diperkirakan sekitar 30 sentimeter bersarang diperutnya. Pelaku sudah mendekam di rumah tahanan Polres Ambon guna mempertangungjawabkan perbuatannya.

Penikaman oleh pria yang saban harinya mengayuh becak ini terjadi disebuah kamar kos di Kawasan Asrama Militer (Asmil) Betumerah Dalam, Kecamatan Sirimau, Selasa (7/6) malam sekitar pukul 23.00 Wit. Korban dan pelaku tinggal bersama di kos-kosan tersebut. Mereka sudah lima tahun hidup bersama. Dari hubungan tak resmi itu, mereka memiliki anak.

Usai penikaman tersebut, korban sempat dilarikan oleh warga setempat ke rumah sakit Sumber Hidup (GPM). Namun akibat luka yang dideritanya cukup serius, nyawa wanita malang ini pun tidak tertolongkan. Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit. Usai melakukan aksinya, pelaku tidak melarikan diri. Dia menyerahkan diri ke pihak kepolisian satu jam setelah kejadiaan.

Pelaku nekat menghabisi nyawa korban, karena merasa akan ditinggalkan. Pasalnya, korban sudah beberapa hari pergi meninggalkan pelaku bersama satu anak mereka. Pada Selasa malam, sekira pukul 20.00, pelaku mencari korban dan menemukanya di sekitara kawasan Lapangan Merdeka.

Setelah ditemukan, pelaku mengajak korban pulang ke kontrakan mereka di Asmil Batumerah. Di kamar, perang mulut antara pelaku dan korban terjadi. Pelaku memukul korban. Tak puas, pelaku kalap mata, lalu mengambil sebuah pisau sangkur dalam kamarnya. Dia lantas menancapkan pisau ke perut bagian bawah sebelah kanan korban.

Korban sempat berteriak. Teriakan itu memantik perhatian beberapa penghuni kos lainnya. Mereka mendekati kamar kos pelaku dan korban. Saat pintu kamar dibuka, mereka melihat korban sudah bersimbah darah dengan posisi memeluk pelaku saat itu.

”Kalau keterangan dari rumah sakit korban ini sudah meninggal sebelum di rawat karena luka cukup dalam sehingga tembus ke kantong rahim korban. Kemungkinan dia meninggal dunia dalam perjalanan. Dan sekitar pukul 24.00, pelaku menyerahkan diri ke Polres. Dia juga membawah sertakan barang bukti satu bua sangkur. Dia sudah kita amankan di rutan,”ungkap KBO satreskrim polres Pulau Ambon dan Pp.Lease, Iptu Izaak Salamor menandaskan, Rabu (8/6).

Menurut Salamor, aksi nekat yang dilakukan pelaku itu lantaran cemburu.Pelaku menuding korban memiliki hubungan dengan lelaki lain. Pasalnya, dalam beberapa hari korban tidak pernah pulang ke kos-kosan yang mereka tempati.

Saat ini pihak keluarga korban sudah mengambil jenazah korban untuk selanjutnya dimakamkan.”Jenzah korban sudah di Ambil dan dibawah ke Dusun Air Louw untuk dimakamkan,” kata Salamor. (ERM)

loading...
Click to comment
To Top