Polisi Amankan Dua Truk Diduga Selundupkan 5000 Hanphone – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Polisi Amankan Dua Truk Diduga Selundupkan 5000 Hanphone

police line

FAJAR.CO.ID JAKARTA – Polisi masih mendalami penemuan dua truk berisi handphone diduga selundupan. Pemilik barang memang mampu menunjukan bukti pengiriman atau DO (delivery order). Namun, polisi yakin barang bukti sebanyak itu merupakan barang selundupan.

“Soal asal-usul handphone ini, tentu nanti kita akan berkoordinasi dengan Bea Cukai dan rencananya besok kita krim,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono, Kamis (9/3). Awi menuturkan, di Bea Cukai nanti akan ditelusuri dari mana asalnya barang itu.

“Kalau ada pelanggaran itu akan ditangani Bea Cukai, di sana kan ada PPNS (penyidik pegawai negeri sipil),” ujar dia lagi.

Dia menerangkan, dari hasil pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pemilik mampu menunjukan bukti pengiriman dari Bandara Soekarno Hatta hingga Roxy.

Yang menjadi penelusuran nantinya bagaimana proses masuknya handphone  ini dari Singapura ke Indonesia. “Tapi memang ini ranahnya Bea Cukai terkait asal barang dari luar negeri ini,” tambah dia.

Sebelumnya, jajaran Brimob Polda Metro Jaya melalui Seksi Intel Mobile (Intelmob) Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengamankan dua truk bermuatan handphone illegal di pintu tol keluar Slipi Jaya, Jalan S Parman, Jakarta Barat, Selasa (7/6).

Dari penangkapan itu, total keseluruhan telepon genggam berbagai merk yang diangkut truk bak tertutup jenis Mitsubisi nopol B 9798 IL dan Izuzu nopol 9064 BZ tersebut berjumlah sekitar 10.000 buah

“Dari truk nopol B 9064 BZ memuat 5000 handphone, terdiri dari handphone xiaomi Mi 4i 16GB seberat 1 ton, Iphone 5 seberat 1 ton, hp xiaomi redmi 2 pro sekitar 1 ton dan 1 kardus iphone 6S,” ujar Kasat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Gatot Haribowo, Selasa (7/6) saat dihubungi.

Sedangkan truk nopol B 9798 IL, berisi 5000 handphone yang terdiri dari iphone 5s seberat 1 ton, handphone xiaomi Mi3 sekitar 1 ton dan 1 valet sporster titan fxs dengan perkiraan berat 1 ton.

Kasus ini akhirnya diserahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata polisi tidak menemukan adanya tindak pidana. (elf/JPG)

loading...
Click to comment
To Top