Mantap.. Mahasiswa IPB Sulap Konten Porno Jadi Animasi Mengaji – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Teknologi

Mantap.. Mahasiswa IPB Sulap Konten Porno Jadi Animasi Mengaji

DSC_9649-299x400

FAJAR.CO.ID, BOGOR- Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali meluncurkan ide brilian. Sekelompok mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ini menciptakan software penyensor konten porno yang canggih dan unik. Ini sebagai jawaban atas keresahan masyarakat Indonesia terhadap masalah pornografi yang kian mengancam generasi mudah bangsa.

“Kami ditantang membuat aplikasi berdasarkan permasalahan bangsa. Proses pembuatannya baru tiga bulan lalu, seiring dengan keikutsertaan kami dalam ajang Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM),” ungkap Ketua Kelompok PKM, Ilham Satya Budi.

Mengusung nama Integrated Porn Autocensor, aplikasi ini fungsi sebagai ekstensi di dalam browser seperti Google Chrome, Mozilla Firefox atau Opera. Aplikasi bisa diunduh secara cuma-cuma lewat ayosensor.in. “Jika sudah terpasang aplikasi ini, akan dengan otomatis menyensor website apapun yang memiliki konten porno,” beber Ilham.

Sejauh ini, lanjut dia, aplikasi karya timnya baru mampu menyensor konten porno berupa teks juga gambar. Sebanyak, 199 kata yang mengandung unsur porno telah dikumpulkan, terdiri dari bahasa gaul, bahasa jawa, bahasa Indonesia juga bahasa Inggris. Sementara, untuk gambar ada lebih dari 1.200 gambar bermuatan porno yang terkumpul.

“Keakuratan sensor gambar baru mencapai 82 persen, dan 79 persen untuk teks. Gambar yang bermuatan porno akan berubah menjadi animasi mengaji, sementara untuk teks akan diganti dengan tanda bintang,” bebernya.

Dikatakan Ilham, untuk sementara, aplikasi ini belum bisa melakukan sensor pada video. Selain itu, kata maupun gambar bermuatan porno yang dikumpulkan masih terhitung sedikit. Ke depan, ia dan timnya akan terus mengupdatenya. “Dari chrome ada 700 unduhan dan baru 140 diantaranya pengguna aktif. Sedangkan mozilla dari 500 unduhan hanya 10 yang aktif, sementara Opera masih nihil,” ungkapnya.

Ia mengatakan, aplikasi ini sedianya akan menjadi bagian dari 100 inovasi IPB dan akan segera dipatenkan. “Masih terus dilakukan pembaharuan termasuk memasukkan nama bintang porno agar bisa tersensor,” tandasnya. (wil/c/dil/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top