Sssstt..! 29 Anggota DPRD Jeneponto Dibidik Kejati – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Sssstt..! 29 Anggota DPRD Jeneponto Dibidik Kejati

kejadi-sulsel-660x330

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Dugaan tindak pidana korupsi dana aspirasi Jeneponto, sebesar Rp23 miliar dibidik Kejakasaan Tinggi (kejati) Sulselbar, yang diduga terlibat  29 Anggota DPRD jeneponto.

Koordinator Bidang Pidsus Kejati Sulselbar Noer Adi mengatakan penyidik akan mendalami keterlibatan 29 Legislator tersebut. Dalam kasus ini  terindikasi mendapat dana aspirasi melalui persetujuan Pemkab Jeneponto.

“Kita mendalami kasus ini jangan sampai jaksa dianggap tebang pilih dalam kasus ini. Sehingga Kejati akan menelusuri peran 29 legislator lain, yang diduga ikut keciprat dana aspirasi DPRD Jeneponto,”ujar Noer kepada pojoksulsel.com, (JawaPos Group/Fajar)  Kamis (9/6/2016).

Noer menyebutkan diduga beberapa legislator Jeneponto yang juga diduga ikut mengerjakan sejumlah proyek dengan menggunakan anggaran aspirasi DPRD Jeneponto tahun 2012.

Setelah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana aspirasi DPRD kabupaten Jeneponto. Kini giliran 29 legislator yang kembali disasar Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar, untuk didalami perannya.

Sejauh ini, penyidik telah menetapkan lima tersangka, yakni Ketua Badan Legislasi DPRD Jeneponto Andi Mappatunru, mantan Ketua Komisi Bidang Keuangan DPRD Jeneponto Alamzah Mahadi Kulle, legislator DPRD Jeneponto Burhanuddin, dan dua orang mantan anggota DPRD Jeneponto, Syamsuddin dan Bunsuhari Baso Tika.

Dalam kasus itu, Kejati menemukan beberapa proyek dari dana aspirasi ternyata fiktif karena pencairan dana dan proyeknya telah dikerjakan pada 2012. Laporan pertanggungjawaban proyek ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan kondisi di lapangan.

Dimana dana aspirasi dianggarkan Rp 23 miliar oleh Pemerintah Kabupaten Jeneponto juga melibatkan sejumlah pejabat tinggi termasuk mantan Sekda Jeneponto Iskan Iskandar yang saat ini menjabat Bupati Jeneponto. (muh/pjksulsel/fajar)

loading...
Click to comment
To Top